KOLAKA — Kawasan industri IPIP di Pomala tengah memasuki fase kritis pembangunan. Bupati Kolaka H. Amri, dalam kunjungan kerjanya pada Kamis lalu, memastikan dukungan penuh pemkab terhadap proyek yang ditargetkan menjadi pusat industri energi baru dan baterai kendaraan listrik ini. Ia didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah saat meninjau lokasi konstruksi PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI) dan Pelabuhan IPIP Port Kolaka (IPK).
Dalam kunjungan itu, Bupati tidak hanya melihat perkembangan fisik bangunan pabrik dan pelabuhan, tetapi juga mengecek langsung sistem manajemen keselamatan kerja dan pengorganisasian proyek. Manajemen IPIP, yang dipimpin CEO Ning Jiancheng, memaparkan perencanaan kawasan, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga program prioritas yang tengah berjalan. “IPIP merupakan proyek strategis yang memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah. Kami berharap pembangunan kawasan ini dapat terus dipercepat sehingga manfaat ekonominya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ujar Bupati Amri dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (25/6/2026).
Usai meninjau area proyek, rombongan sempat singgah di Masjid Al-Kautsar yang berada di dalam kawasan IPIP. Bupati melaksanakan salat bersama para karyawan Muslim Indonesia dan berdialog langsung dengan mereka untuk mendengar kondisi kerja serta kehidupan sehari-hari. Ia mengapresiasi komitmen perusahaan yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menghormati nilai-nilai keagamaan dan membangun budaya kerja yang inklusif. “Pengelolaan kawasan industri harus terus mengedepankan pembangunan yang berorientasi pada manusia,” tegasnya.
Kehadiran IPIP di Kolaka diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru. Kawasan yang berfokus pada pengembangan industri energi baru ini terus meningkatkan kapasitasnya seiring kemajuan proyek-proyek utama. Pemerintah daerah dan perusahaan membahas sejumlah isu strategis, termasuk koordinasi pembangunan infrastruktur dan upaya penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemkab serius mendorong investasi tanpa mengabaikan kesejahteraan warga.
Proyek ini membuka peluang kerja yang luas, mulai dari tenaga konstruksi hingga operator pabrik setelah beroperasi penuh. Pemerintah daerah memastikan akan terus mendorong perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal.
Bahan berita tidak menyebutkan tanggal pasti operasi penuh. Namun, kunjungan Bupati menandakan proyek ini terus dikebut dengan target percepatan pembangunan infrastruktur pendukung seperti pelabuhan dan pabrik pengolahan nikel.
Pemkab berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif dan membantu menyelesaikan berbagai kendala di lapangan. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor kunci agar proyek strategis ini memberikan dampak maksimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah.