KOLAKA — Puluhan bibit pohon ditanam di lingkungan SMKN 9 Kolaka dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2026. Aksi ini melibatkan PT Vale Indonesia IGP Pomalaa bersama unsur pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dan warga sekitar.
Kegiatan berlangsung di area sekolah yang berlokasi di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Penanaman pohon menjadi simbol komitmen kolektif menjaga kelestarian alam di tengah aktivitas industri.
Pemilihan SMKN 9 Kolaka bukan tanpa alasan. PT Vale Indonesia IGP Pomalaa menilai sekolah kejuruan ini memiliki lahan memadai dan basis siswa yang bisa menjadi agen perubahan lingkungan. “Kami ingin menanamkan kesadaran ekologis sejak dini kepada generasi muda,” ujar perwakilan perusahaan dalam sambutannya.
Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup setempat, tokoh masyarakat, serta para guru dan siswa turut hadir. Mereka bersama-sama menanam bibit pohon di titik-titik yang sudah ditentukan di area sekolah.
Jenis pohon yang ditanam meliputi tanaman produktif dan pelindung, seperti pohon buah-buahan dan pohon peneduh. Dalam jangka panjang, pohon-pohon ini diharapkan bisa dimanfaatkan warga sekolah dan masyarakat sekitar, baik sebagai sumber pangan maupun penahan erosi.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni saja. Ke depan, perawatan rutin akan dilakukan bersama siswa dan pihak sekolah,” tambah perwakilan PT Vale Indonesia IGP Pomalaa.
Aksi tanam pohon ini menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Vale Indonesia IGP Pomalaa. Perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan ini terus berupaya menyeimbangkan aktivitas industri dengan kelestarian lingkungan.
Kegiatan serupa direncanakan berlanjut di titik-titik lain di sekitar wilayah operasional perusahaan. Hal ini sejalan dengan target pemerintah daerah dalam meningkatkan tutupan lahan hijau di Kolaka.
Pihak sekolah dan perusahaan telah menyusun jadwal perawatan pohon secara berkala. Siswa SMKN 9 Kolaka akan dilibatkan dalam monitoring pertumbuhan bibit yang baru ditanam. Dengan demikian, manfaat dari kegiatan ini bisa dirasakan secara berkelanjutan.