iPhone 18 Pro Dikabarkan Lebih Murah, Apple dan Disney Sempat Bahas Merger

Penulis: Mirza Fachri  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:17:01 WIB
iPhone 18 Pro dikabarkan akan hadir dengan harga lebih terjangkau dibandingkan generasi sebelumnya.

SULAWESI TENGGARA — Dua kabar besar menghiasi jagat teknologi pekan ini. Pertama, soal banderol iPhone 18 Pro yang disebut-sebut bakal lebih ramah di kantong. Kedua, isu lama soal engsel iPhone Ultra yang bermasalah akhirnya menemukan titik terang. Kedua bocoran ini datang dari episode terbaru podcast 9to5Mac Daily yang dirilis pada 25 Juni 2026.

iPhone 18 Pro: Harga Lebih Rendah dari Ekspektasi

Menurut laporan yang dibahas dalam podcast tersebut, Apple kemungkinan besar tidak akan menaikkan harga iPhone 18 Pro secara signifikan. Bahkan, ada indikasi kuat bahwa banderolnya bisa lebih rendah dari perkiraan analis sebelumnya.

Kabar ini tentu menjadi angin segar, terutama setelah beberapa generasi terakhir iPhone Pro selalu mengalami kenaikan harga. Jika benar, Apple seolah ingin mempertahankan daya saing di segmen premium tanpa membebani konsumen.

Belum ada angka pasti yang bocor, namun spekulasi awal menyebut selisihnya bisa mencapai puluhan dolar AS. Untuk pasar Indonesia, ini berarti potensi harga jual yang lebih kompetitif jika dibandingkan dengan iPhone 17 Pro series.

iPhone Ultra: Masalah Engsel Cetak 3D Beres

Podcast yang sama juga mengonfirmasi bahwa kendala teknis pada engsel iPhone Ultra versi cetak 3D sudah teratasi. Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa komponen engsel lipat pada prototipe perangkat ini mengalami keausan dini.

Dengan selesainya masalah ini, Apple diprediksi akan melanjutkan pengembangan perangkat lipat pertamanya dengan lebih agresif. iPhone Ultra sendiri digadang-gadang menjadi pesaing langsung Galaxy Z Fold series dari Samsung.

Bagi penggemar gadget di Indonesia, kabar ini menandakan bahwa Apple serius memasuki pasar ponsel lipat, meski belum ada kepastian kapan perangkat ini akan dirilis secara global.

Apple dan Disney Sempat Berdiskusi Merger

Dalam sebuah pengakuan mengejutkan, Bob Iger—mantan CEO Disney—mengungkapkan bahwa perusahaannya dan Apple pernah melakukan pembicaraan serius soal merger. Informasi ini disampaikan Iger dalam sebuah wawancara dan kemudian dikutip oleh 9to5Mac.

Meski tidak disebutkan kapan tepatnya negosiasi itu terjadi, langkah ini menunjukkan ambisi kedua raksasa untuk bersatu. Jika terealisasi, merger Apple-Disney akan menjadi salah satu akuisisi terbesar dalam sejarah teknologi dan hiburan.

Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda bahwa pembicaraan tersebut akan dilanjutkan. Kedua perusahaan tetap beroperasi secara independen.

Podcast 9to5Mac Daily: Sumber Bocoran Terpercaya

Semua informasi di atas berasal dari episode terbaru 9to5Mac Daily, podcast harian yang membahas berita utama seputar ekosistem Apple. Episode kali ini disponsori oleh Roborock yang sedang menggelar obral Prime Day dengan diskon hingga Rp 24 juta untuk robot vacuum dan wet dry vacuum pilihan.

Podcast ini bisa diakses gratis melalui Apple Podcasts, Spotify, Google Play, Stitcher, TuneIn, atau RSS feed. Pendengar bisa berlangganan versi Plus untuk menikmati episode bebas iklan dan konten bonus.

Bagi pembaca di Indonesia yang ingin mendapatkan informasi Apple paling anyar, mengikuti 9to5Mac Daily bisa menjadi salah satu cara untuk tetap update tanpa harus menyaring berita dari banyak sumber.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top