SULAWESI TENGGARA — Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk April 2026 menunjukkan lompatan signifikan. Distribusi dari pabrik ke dealer naik 31,8 persen dibanding Maret yang hanya 61.268 unit. Lonjakan ini menjadi sinyal pemulihan permintaan setelah periode Idul Fitri yang biasanya lesu.
Pertarungan di puncak klasemen bulan lalu sangat ketat. Toyota Kijang Innova, yang menggabungkan penjualan Innova Reborn (3.010 unit) dan Innova Zenix (2.971 unit), harus waspada. Pesaing terdekatnya, Daihatsu Gran Max Pick Up, mencatat distribusi 5.727 unit. Hanya berselisih 254 unit, posisi Innova sebagai raja jalanan Indonesia mulai terancam.
Di posisi ketiga, Suzuki Carry Pick Up juga menunjukkan performa solid dengan 4.200 unit. Fenomena ini menegaskan bahwa kendaraan komersial ringan masih menjadi tulang punggung distribusi logistik di dalam negeri. Permintaan terhadap mobil niaga untuk usaha mikro dan kecil tampaknya terus menguat.
Jika biasanya daftar 10 besar didominasi mobil berbahan bakar bensin, April 2026 menjadi titik balik. Jaecoo J5, SUV listrik asal China, langsung menembus posisi keenam dengan penjualan 3.179 unit. Prestasi ini sekaligus menempatkannya sebagai mobil listrik terlaris di Indonesia bulan lalu.
Tidak hanya Jaecoo, BYD M6 juga sukses besar. MPV listrik ini masuk jajaran 10 besar dengan distribusi 2.472 unit. Kehadiran BYD Sealion 7 (1.617 unit), Geely EX2 (1.042 unit), dan Denza D9 (1.032 unit) di posisi 20 besar menunjukkan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia sudah tidak bisa dianggap remeh. Konsumen mulai beralih dari sekadar penasaran menjadi benar-benar membeli.
Di tengah gempuran mobil listrik, model-model lawas Toyota masih menunjukkan kekuatan. Toyota Avanza menempati posisi keempat dengan 3.491 unit, disusul Toyota Veloz Hybrid di posisi kelima dengan 3.262 unit. Sementara itu, Toyota Calya yang merupakan mobil LCGC masih laris manis dengan 3.076 unit di posisi ketujuh.
Daihatsu Gran Max Blind Van juga mencatat distribusi 2.514 unit, memperkuat dominasi grup Astra di segmen niaga. Sementara Honda Brio yang biasanya menjadi andalan, bulan lalu harus puas di peringkat 15 dengan penjualan 1.522 unit. Mitsubishi Xpander yang sempat menjadi primadona MPV, kini turun ke peringkat 14 dengan 1.572 unit.
Persaingan ketat antara Innova dan Gran Max bisa berdampak pada strategi harga dan promo di dealer. Sementara itu, masuknya mobil listrik buatan China ke papan atas memberikan tekanan pada pabrikan Jepang untuk segera merilis model elektrifikasi yang lebih terjangkau. Konsumen yang menunggu mobil listrik murah mungkin tidak perlu menunggu lama lagi.