KENDARI — Kesadaran soal hak akses informasi publik tidak hanya perlu dimiliki aparatur sipil negara, tetapi juga kalangan mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat akademik. Lewat program "KI Sultra Goes to Campus", Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tenggara mendorong mahasiswa IAIN Kendari untuk aktif dalam penyebaran informasi yang transparan dan bertanggung jawab.
Komisioner KI Sultra, Rahmawati, menyebut mahasiswa memiliki peran strategis dalam ekosistem keterbukaan informasi. "Mahasiswa harus memahami pentingnya keterbukaan informasi sebagai bagian kehidupan demokrasi," ujarnya dalam sambutan.
Kegiatan yang masuk dalam agenda Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi KI Sultra itu dibuka langsung oleh Rektor IAIN Kendari, Husain Insawan. Acara juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara KI Sultra dan pihak kampus.
Rektor Husain Insawan menyambut baik kolaborasi ini. Kerja sama itu diharapkan tidak hanya seremonial, tetapi menjadi pijakan untuk memperkuat transparansi dan literasi informasi di lingkungan perguruan tinggi.
Rangkaian acara dikemas dalam dua format: seminar tatap muka dan talkshow on air bersama LPP RRI Kendari. Sejumlah narasumber dihadirkan, di antaranya Wakil Ketua KI Sultra Marjani, Sekretaris Diskominfo Sultra Wa Ode Iis Indriyani, serta Wakil Rektor III IAIN Kendari Sitti Fauziah Muis.
Dalam sesi diskusi, para narasumber menekankan pentingnya keterbukaan informasi sebagai pilar tata kelola pemerintahan yang baik. Mahasiswa dinilai mampu menjadi agen perubahan dan penggerak literasi informasi di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta, yang mayoritas mahasiswa IAIN Kendari, aktif bertanya dan berdiskusi hingga sesi penutup. Kepala LPP RRI Kendari yang turut hadir menyatakan dukungan terhadap kolaborasi antara kampus, media, dan lembaga negara.
Program "KI Sultra Goes to Campus" menjadi salah satu upaya nyata mendekatkan layanan informasi publik ke kalangan muda. Dengan literasi yang baik, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen informasi yang kritis dan bertanggung jawab.