Harga Emas Hari Ini Berpeluang Rebound, Dupoin Futures Ingatkan Dominasi Tren Bearish Belum Berakhir

Penulis: Mirza Fachri  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 18:26:01 WIB
Harga emas hari ini berpotensi mengalami rebound terbatas di tengah dominasi tren bearish yang masih berlangsung.

JAKARTA — Pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam bayang-bayang tren penurunan. Meski demikian, terdapat peluang penguatan terbatas dalam jangka pendek. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat tekanan jual masih menjadi arah utama pasar.

Namun, munculnya respons beli di area support membuka peluang terjadinya technical rebound sebelum harga kembali menentukan arah pergerakan berikutnya. Dupoin Futures mengingatkan pelaku pasar agar tidak langsung menganggap kenaikan harga sebagai awal perubahan tren. Fase ini masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.

Support 3.982 Jadi Pemicu Perlawanan Buyer

Menurut analisis teknikal Dupoin Futures, harga emas pada time frame H4 masih bergerak dalam struktur primary trend bearish. Kecenderungan utama pasar masih mengarah pada pelemahan. Setelah mengalami tekanan jual dalam beberapa sesi terakhir, harga berhasil bertahan di area support minor di kisaran 3.982.

Level tersebut memicu munculnya minat beli yang tercermin dari terbentuknya swing low pada time frame yang lebih kecil. Bagi Dupoin Futures, kondisi ini menjadi sinyal awal bahwa buyer mulai memberikan perlawanan terhadap dominasi seller. Namun, perlawanan ini belum cukup kuat untuk membalikkan arah tren secara keseluruhan.

Geraldo Kofit menjelaskan bahwa respons positif dari area support tersebut berpotensi mendorong harga memasuki fase secondary trend. Fase ini merupakan penguatan sementara yang lazim terjadi di tengah tren turun.

Resistance 4.039–4.063 Jadi Titik Krusial

Dupoin Futures memperkirakan harga emas berpeluang menguji area resistance di kisaran 4.039 hingga 4.063. Syaratnya, support 3.982 tetap mampu menahan tekanan jual. Zona tersebut dipandang sebagai area krusial yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Jika harga kembali mengalami penolakan (rejection) di area resistance tersebut, peluang seller untuk melanjutkan tren bearish akan semakin besar. Sebaliknya, apabila harga mampu menembus resistance dengan dukungan volume transaksi yang kuat, potensi penguatan yang lebih luas dapat mulai terbentuk. Namun, Dupoin Futures menegaskan bahwa struktur pasar secara teknikal belum menunjukkan perubahan signifikan.

Dominasi tren turun masih tetap menjadi skenario utama. Harga belum membentuk pola yang mampu mengubah arah pergerakan dalam jangka menengah.

Faktor Fundamental: Suku Bunga Tinggi dan Dolar AS Masih Tekan Emas

Selain analisis teknikal, Dupoin Futures menilai faktor fundamental masih menjadi penyebab utama terbatasnya ruang kenaikan harga emas. Pasar saat ini masih dibayangi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat. Bank sentral AS masih berupaya menjaga inflasi agar kembali ke target, sehingga suku bunga diperkirakan tetap berada di level tinggi untuk beberapa waktu ke depan.

Menurut Dupoin Futures, tingginya suku bunga dan kuatnya dolar AS menjadi kombinasi yang kurang menguntungkan bagi pasar emas. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield) juga meningkatkan daya tarik instrumen berpendapatan tetap. Akibatnya, sebagian investor memilih mengurangi eksposur terhadap logam mulia.

Meski demikian, Dupoin Futures melihat peluang terjadinya buy on dip setelah harga emas mengalami penurunan cukup dalam hingga mendekati area support. Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik global masih berpotensi menjaga permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Investor dan trader disarankan tetap disiplin dalam mengelola risiko, terutama ketika harga mendekati area resistance yang berpotensi memicu tekanan jual baru.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: adiwarta.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top