KENDARI — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sultra mencatat realisasi investasi semester pertama 2026 menembus Rp 18.552.107.959.222. Kepala DPMPTSP Sultra, Muhammad Nurjaya, menyebut kontribusi terbesar berasal dari Triwulan I dengan nilai Rp 13,1 triliun.
“Pada Triwulan II, nilai investasi tercatat sebesar Rp 5,44 triliun,” ungkap Nurjaya, Selasa (28/7/2026).
Menurut Nurjaya, capaian ini membuktikan bahwa kepercayaan investor terhadap Sultra masih terjaga. Pemerintah provinsi pun optimistis target investasi hingga akhir tahun bisa tercapai.
“Realisasi investasi hingga Semester I telah mencapai 51,22 persen dari target tahunan. Capaian ini menunjukkan Sultra masih menjadi daerah yang menarik bagi investor,” jelasnya.
Untuk mempertahankan laju investasi di semester kedua, pemerintah akan mempercepat realisasi melalui sejumlah langkah. Kemudahan perizinan dan pendampingan kepada pelaku usaha menjadi prioritas utama.
“Kami juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota,” tambah Nurjaya.
Ia menegaskan bahwa berbagai potensi investasi terus didorong agar segera terealisasi. Dampaknya diharapkan langsung dirasakan pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Sultra.