KENDARI — Suasana kekeluargaan mewarnai rapat tertutup Senat Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo hingga terpilihnya pimpinan baru. Plt Rektor UHO yang juga menjabat Dirjen Dikti menilai proses demokrasi di lingkungan kampus berjalan matang dan patut disyukuri.
"Alhamdulillah berjalan lancar dengan penuh rasa kekeluargaan. Ini menjadi modal untuk pengembangan Fakultas Teknik ke depan," ujar Prof Khairul Munadi.
Menurut Prof Khairul, Fakultas Teknik UHO menyimpan banyak potensi dari sisi sumber daya manusia dan kepakaran dosen. Ia mendorong agar seluruh kemampuan itu dikonsolidasikan untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
"Saya melihat banyak sekali potensi dan kepakaran. Tinggal bagaimana semuanya dikonsolidasikan. Dengan demikian, saya berharap akan banyak hal yang dapat dikembangkan, termasuk menyelesaikan berbagai persoalan di daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Prof Khairul menitipkan pesan khusus kepada dekan baru agar menjaga keberlanjutan pembangunan fakultas. Menurutnya, pergantian kepemimpinan adalah proses alamiah yang harus dimanfaatkan untuk evaluasi dan penguatan.
"Program-program yang baik harus dilanjutkan. Yang belum sesuai harapan perlu diperkuat," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kemajuan institusi tidak bisa dicapai oleh segelintir orang. Karena itu, pengembangan fakultas harus berbasis kolegial dengan melibatkan seluruh sivitas akademika.
"Sejatinya tidak mungkin sebuah institusi dikembangkan hanya oleh sekelompok orang. Saya menekankan agar pengembangannya berbasis kolegial, mengajak semua pihak yang memiliki gagasan baik untuk disinergikan dan dikonsolidasikan," tegasnya.
Kepemimpinan baru di Fakultas Teknik diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas disiplin. Peningkatan kualitas akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi prioritas utama.
Dengan semangat kebersamaan, Fakultas Teknik UHO ditargetkan semakin berkontribusi bagi kemajuan universitas dan pembangunan Sulawesi Tenggara.