SULAWESI TENGGARA — Pabrikan asal Vietnam itu memanfaatkan panggung VinFast Arena di GIIAS 2026 untuk menegaskan strategi diferensiasinya di pasar otomotif Indonesia. Alih-alih memamerkan prototipe atau model terbaru, VinFast justru memajang jajaran produk eksisting seperti VF 3, VF 6, VF 7, dan VF MPV 7, sembari memperkenalkan ekosistem layanan yang dirancang untuk mengurangi kekhawatiran konsumen terhadap kepemilikan mobil listrik.
"Kami percaya masa depan mobilitas bukan hanya tentang menghadirkan lebih banyak kendaraan listrik di jalan, tetapi membuat mobilitas listrik lebih mudah diakses, praktis, dan bebas khawatir bagi semua orang," ujar CEO VinFast Southeast Asia, Antonio Zara, dalam keterangan resminya di GIIAS 2026.
Program Drive Worry Free dibangun di atas lima pilar utama: Zero Operating Cost, Battery Peace of Mind, Ownership Confidence, Service Confidence, dan Business Confidence. Dari pilar-pilar tersebut, VinFast menawarkan beberapa insentif kepemilikan yang cukup agresif.
Kebijakan pengisian daya gratis ini menjadi poin krusial, mengingat biaya operasional merupakan salah satu pertimbangan utama konsumen beralih ke kendaraan listrik. VinFast memastikan program tersebut tetap berlaku di seluruh jaringan V-Green yang terus mereka perluas di Indonesia.
Salah satu layanan yang menarik perhatian dalam ekosistem anyar ini adalah program Sewa Jadi Cuan dari Green Rental. Pemilik mobil VinFast yang memenuhi syarat dapat menyewakan kendaraannya melalui platform resmi ketika mobil sedang tidak dipakai.
Konsep ini mengubah fungsi mobil dari sekadar aset pribadi menjadi instrumen yang bisa menghasilkan pendapatan tambahan. Antonio menambahkan bahwa keunggulan VinFast tidak hanya terletak pada produknya, melainkan juga pada ekosistem pendukung yang menyeluruh.
"Mobil-mobil ini hanya menjadi bagian dari perjalanan. Hal yang benar-benar membedakan VinFast adalah ekosistem yang kami bangun untuk setiap konsumen, mulai dari infrastruktur pengisian daya, layanan mobilitas, jaringan dealer dan servis, dukungan purnajual, sampai solusi pembiayaan yang fleksibel," jelasnya.
Untuk mendukung pertumbuhan penjualan dan layanan purnajual, VinFast berencana menambah jaringan showroom secara signifikan. Saat ini, perusahaan mengklaim telah memiliki lebih dari 40 showroom dealer di berbagai wilayah.
Targetnya, lebih dari 150 showroom baru akan hadir dalam beberapa tahun ke depan. Ekspansi ini bertujuan memperluas akses konsumen terhadap layanan penjualan, servis kendaraan, suku cadang, hingga konsultasi garansi dan perawatan.
Di sisi infrastruktur, jaringan pengisian daya V-Green yang sudah mencakup ribuan titik akan terus diperluas. Langkah ini diambil untuk memastikan pengguna mobil listrik VinFast tidak mengalami kesulitan saat berkendara untuk aktivitas sehari-hari, baik di perkotaan maupun antar kota.
Dengan kombinasi program buyback, garansi baterai, dan opsi penyewaan kendaraan, VinFast mencoba menjawab dua hambatan terbesar adopsi mobil listrik di Indonesia: depresiasi nilai dan biaya penggantian baterai jangka panjang.