Test Drive Suzuki Grand Vitara di GIIAS 2026: Kabin Kedap dan Radius Putar 5,4 Meter

Penulis: Obi Permana  •  Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:32:31 WIB
Redaksi menguji Grand Vitara di sela-sela GIIAS 2026 dengan rute trek lurus dan putaran balik.

SULAWESI TENGGARA — Tim redaksi mendapat kesempatan menguji Grand Vitara di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Rute yang disiapkan memang pendek, hanya trek lurus dan beberapa putaran balik, tapi cukup untuk merasakan karakter dasar mobil ini.

Kabin Kedap dan Posisi Duduk Tinggi untuk Visibilitas

Begitu masuk ke dalam kabin, kesan pertama yang langsung terasa adalah peredaman suara eksterior yang baik. Suasana di dalam mobil tetap tenang meski area pameran sedang ramai pengunjung.

Posisi duduk pengemudi tergolong tinggi. Ditambah pilar A yang ramping, area blind spot minim sehingga pandangan ke depan dan samping terasa lapang. Kemudahan memantau lalu lintas sekitar menjadi nilai tambah saat berkendara harian.

Setirnya dibalut material kulit sintetis. Selain membuat interior tampak lebih elegan, teksturnya lembut dan memberikan grip yang mantap saat digenggam.

Manuver di Jalan Sempit dan Fitur Panoramic Sunroof

Suzuki membekali Grand Vitara dengan radius putar 5,4 meter. Untuk SUV dengan panjang bodi mendekati 4,3 meter, angka ini moderat dan terasa lincah saat putar balik. Kemampuan ini merepresentasikan kondisi jalanan perkotaan yang padat atau saat parkir di lahan terbatas.

Fitur unggulan lainnya adalah panoramic sunroof berukuran besar yang membentang dari baris pertama hingga kedua. Pengoperasiannya praktis lewat tombol elektris di dekat kaca spion tengah.

Mesin 1.5L Mild-Hybrid: Halus tapi Bukan yang Terkencang

Soal performa, Grand Vitara mengandalkan mesin 1.5L berkode K15C. Tenaga puncaknya 75,8 kW di 6.000 rpm dan torsi 136,8 Nm di 4.400 rpm. Spesifikasi ini memang bukan yang paling bertenaga di kelasnya, namun karakter penyaluran tenaganya terasa smooth berkat dukungan sistem mild-hybrid.

Untuk penggunaan harian atau perjalanan luar kota bersama keluarga, tenaga tersebut masih cukup. Hasil uji redaksi sebelumnya mencatat konsumsi bahan bakar mencapai 18,3 km per liter pada rute Jakarta–Ciwidey yang mencakup tol, perkotaan, dan jalur pegunungan.

Bagasi menawarkan kapasitas 373 liter. Ruang ini masih bisa diperluas dengan melipat kursi belakang, menjadikannya pilihan praktis untuk kebutuhan penyimpanan barang saat road trip.

Kesan Singkat: Varian GX Rp 419 Juta Tetap Menarik

Unit yang kami kendarai memakai opsi warna pearl cave black. Karakter cat pearl memberikan efek kilau halus saat terkena pencahayaan terang.

Waktu pengujian yang singkat memang belum cukup menilai seluruh aspek kendaraan. Namun, dari pengalaman singkat ini, Grand Vitara tetap layak dipertimbangkan konsumen yang mencari SUV kompak dengan kenyamanan kabin dan kemudahan manuver di perkotaan.

Reporter: Obi Permana
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top