SULAWESI TENGGARA — Rumor seputar iPhone lipat pertama memang belum mereda, tapi kabar terbaru dari jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, justru mengungkap rencana jangka panjang Apple yang lebih ambisius. Dalam buletin "Power On" terbarunya, Gurman menyebut Apple sudah memiliki peta jalan untuk tiga generasi iPhone lipat sekaligus. Generasi kedua dijadwalkan rilis 2027, dan generasi ketiga menyusul setahun setelahnya.
Yang menarik, generasi ketiga ini kabarnya akan menjadi penyempurnaan dari segi tampilan. Gurman menyebut layar bagian dalam dan luar perangkat ini akan sedikit lebih besar dari pendahulunya, meski ia tidak merinci ukuran pastinya. Sebagai gambaran, iPhone lipat generasi pertama disebut akan mengusung layar utama 7,8 inci dan layar penutup 5,5 inci.
Sebelum membahas generasi ketiga, penting untuk memetakan dulu pondasi lini ini. iPhone lipat perdana yang dijuluki "iPhone Ultra" dijadwalkan meluncur tahun ini dengan sejumlah spesifikasi kunci:
Keputusan Apple beralih ke Touch ID untuk perangkat lipat pertamanya menjadi sinyal kuat bahwa prioritas utama mereka adalah ketipisan bodi. Sensor Face ID yang membutuhkan modul TrueDepth jelas memakan lebih banyak ruang dibanding pemindai sidik jari yang bisa disematkan di tombol daya.
Untuk generasi kedua, bocoran dari pembocor Weibo "Digital Chat Station" menyebut proyek "iPhone Ultra 2" telah resmi disetujui untuk pengembangan. Menariknya, perangkat ini kabarnya akan memakai ulang panel layar dari generasi pertama — strategi yang biasa dilakukan Apple untuk menekan biaya produksi dan menjaga margin keuntungan.
iPhone Ultra 2 dijadwalkan rilis pada musim gugur 2027, berbarengan dengan perayaan ulang tahun ke-20 iPhone. Ini bukan kebetulan; Apple kerap memanfaatkan momen anniversary untuk menghadirkan produk-produk besar. Generasi ketiga kemudian menyusul pada 2028 dengan fokus peningkatan ukuran layar.
Masuknya Apple ke segmen lipat selama ini dinanti-nanti karena bisa menggeser dominasi Samsung dan merek China seperti Huawei di kategori ini. Kehadiran iPhone Ultra dengan harga premium akan langsung bersaing di segmen yang selama ini dikuasai Galaxy Z Fold series.
Bagi pengguna di Indonesia yang selama ini menantikan opsi lipat dari Apple, kabar ini setidaknya memberi gambaran bahwa Apple serius menggarap kategori ini dalam jangka panjang. Tapi perlu diingat, semua informasi ini masih berasal dari rumor dan laporan yang belum dikonfirmasi Apple. Spesifikasi dan jadwal rilis bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan produksi.
Jika semua berjalan sesuai rencana, iPhone Ultra generasi pertama tahun ini akan menjadi fondasi, generasi kedua pada 2027 menjadi penyempurnaan, dan generasi ketiga pada 2028 menjadi evolusi tampilan. Pertanyaannya sekarang: apakah pasar Indonesia siap dengan banderol di atas Rp 30 juta untuk sebuah iPhone lipat?