SULAWESI TENGGARA — Prosesi pengibaran bendera pusaka pada peringatan detik-detik Proklamasi selalu menempatkan sejumlah pelajar terpilih pada posisi paling vital. Untuk tahun ini, amanah membawa baki berisi bendera Merah Putih jatuh kepada Celina Olivia Apriani Theo, putri dari Bapak Intonius dan Ibu Anastasia yang mewakili Provinsi Kalimantan Barat.
Penunjukan ini menempatkan Celina sejajar dengan delapan Paskibraka lain yang mengisi formasi inti, mulai dari komandan kelompok hingga pengerek bendera. Mereka bertugas di bawah komando Komandan Kompi Paskibraka, Kapten Mar Rachmatsah Adi Putera, yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Kompi Senapan H Yonif 9 Brigif 4 BS Korps Marinir.
Selain Celina, sejumlah nama menempati peran yang tak kalah genting. I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dari SMAN 7 Banjarmasin ditunjuk sebagai pengerek bendera, sementara tugas membentangkan bendera diemban M. Aryo Wira Zandhyka Y dari SMAN 7 Kota Bengkulu.
Di sisi lain, posisi cadangan pembawa baki dipercayakan kepada Eighteen Jeanette Hekboy, siswi SMA Negeri 1 Kupang yang mewakili Nusa Tenggara Timur. Dua komandan kelompok juga ditunjuk untuk memimpin formasi, yakni Achmad Fachri Mubarok dari SMKN 1 Kota Jambi sebagai Komandan Kelompok 8 dan Ahmad Raditya dari SMK Penerbangan AAB Adi Sucipto, perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai Komandan Kelompok 17.
Momen sakral ini berlangsung di tengah tingginya animo masyarakat. Warga yang mendapat kesempatan mengikuti upacara telah memadati kawasan Istana Merdeka sejak pagi hari, menunjukkan antusiasme besar untuk menyaksikan langsung rangkaian peringatan kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di kompleks Kepresidenan.
Paskibraka 2026 kali ini kembali menegaskan tradisi seleksi ketat yang melibatkan perwakilan dari seluruh provinsi. Proses kaderisasi yang panjang memastikan setiap anggota yang bertugas di Istana memiliki disiplin dan kemampuan baris-berbaris yang mumpuni untuk menjalankan tugas negara pada hari bersejarah tersebut.