Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat 18,31 poin atau 0,28 persen ke posisi 6.544,00 pada perdagangan Senin pagi. Penguatan ini terjadi di tengah sentimen pelaku pasar yang menanti rilis data inflasi Amerika Serikat pekan ini.
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan pekan ini di zona hijau. Indeks utama bursa Tanah Air itu dibuka menguat 18,31 poin atau 0,28 persen ke posisi 6.544,00 pada Senin pagi.
Penguatan IHSG sejalan dengan indeks saham unggulan LQ45 yang naik 1,41 poin atau 0,22 persen ke level 646,00.
Laju indeks pagi ini ditopang oleh aksi beli investor asing di sejumlah saham berkapitalisasi besar. Sentimen risk-on juga terlihat dari pergerakan bursa kawasan Asia yang mayoritas menghijau.
Pelaku pasar tampak lebih optimistis setelah data ketenagakerjaan AS terbaru menunjukkan sinyal perlambatan, yang membuka ruang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneternya.
Sepanjang pekan ini, fokus utama investor tertuju pada rilis data inflasi konsumen AS yang dijadwalkan keluar. Angka inflasi yang lebih rendah dari perkiraan akan memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan AS.
Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati perkembangan domestik, termasuk data neraca perdagangan dan kebijakan bank sentral Indonesia. Kombinasi sentimen global dan lokal ini akan menentukan arah pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan.