Uruguay Tawarkan Pelatihan Peternakan ke Indonesia, Airlangga Sebut Peluang Perdagangan Masih Terbuka Lebar

Penulis: Naufal Aditama  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 21:41:01 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Uruguay Valeria Csukasi dan Wakil Menteri Peternakan Uruguay Matías Carámbula di Jakarta, Senin.

Pemerintah Indonesia dan Uruguay sepakat memperluas kerja sama di sektor peternakan, perdagangan, dan investasi. Kesepakatan ini ditandai dengan tawaran program peningkatan kapasitas (capacity building) bagi peternak Indonesia dari Uruguay, yang disampaikan dalam pertemuan bilateral di Jakarta, Senin. Nilai perdagangan kedua negara yang mencapai 112,5 juta dolar AS pada 2025 dinilai masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan.

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Uruguay Valeria Csukasi dan Wakil Menteri Peternakan, Pertanian, dan Perikanan Uruguay Matías Carámbula. Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan ekonomi yang telah berjalan selama 60 tahun, dengan fokus utama pada kolaborasi konkret di sektor peternakan.

Uruguay, yang dikenal sebagai salah satu produsen dan eksportir utama daging sapi serta produk susu di Amerika Latin, menawarkan program berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi peternak Indonesia.

Program Peningkatan Kapasitas untuk Peternak Lokal

Melalui program peningkatan kapasitas, Uruguay berencana berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan peternak Indonesia untuk mendukung penguatan sektor peternakan nasional. Kerja sama ini dinilai strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan di tengah ketidakpastian global dan meningkatnya ketegangan geopolitik.

"Indonesia dan Uruguay memiliki potensi besar untuk semakin memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, serta kolaborasi konkret di sektor peternakan. Kami optimistis kerja sama ini akan membawa manfaat nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat di kedua negara," kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Nilai Perdagangan Tembus 112,5 Juta Dolar AS

Data yang dipaparkan dalam pertemuan tersebut menunjukkan nilai perdagangan Indonesia dan Uruguay pada 2025 mencapai sekitar 112,5 juta dolar AS. Angka ini meningkat 70,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemerintah menilai pertumbuhan tersebut masih membuka ruang yang besar bagi peningkatan hubungan dagang kedua negara. Karena itu, Indonesia dan Uruguay sepakat mendorong percepatan proses menuju perundingan Indonesia-Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (IM-CEPA).

Dukungan untuk Aksesi Indonesia ke CPTPP dan OECD

Kerja sama ekonomi juga diperkuat melalui dukungan Uruguay terhadap proses aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Uruguay juga merupakan partner country OECD, dan kedua negara sepakat memperkuat kerja sama dalam forum tersebut.

Pertemuan bilateral ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Indonesia dan Uruguay untuk memperkuat hubungan ekonomi yang telah terjalin selama 60 tahun dan diharapkan dapat menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih luas ke depan.

Reporter: Naufal Aditama
Sumber: sultra.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top