KENDARI — Ketua Panitia Pelantikan, Ir. Lagama, M.Si., menyatakan persiapan kegiatan terus dimatangkan menjelang hari pelaksanaan. Sebanyak 350 undangan dijadwalkan hadir, mencakup jajaran pengurus DPW dan DPD Kebugis yang akan dilantik dan dikukuhkan.
Gubernur Sulawesi Tenggara direncanakan hadir selaku Dewan Pembina Kebugis Sultra. Sejumlah tokoh dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, juga diundang, di antaranya Bupati Sidrap dan Ketua DPRD Kabupaten Sidrap.
Tiga DPD Kebugis yang menyusul dikukuhkan adalah DPD Kebugis Kota Kendari, DPD Kebugis Kabupaten Bombana, dan DPD Kebugis Kabupaten Konawe. Pengukuhan ketiganya berlangsung dalam rangkaian acara yang sama dengan pelantikan DPW.
"Adapun DPD yang juga dikukuhkan yakni DPD Kebugis Kota Kendari, DPD Kebugis Bombana, dan DPD Kebugis Konawe," ungkap Lagama, Sabtu (10/10/2026).
Kepengurusan periode 2026–2030 akan dipimpin H. Amir Ali, S.E., M.M. Sebelum terpilih, Amir Ali menjabat Ketua DPD Kebugis Kota Kendari.
Posisi sekretaris dipercayakan kepada Hj. Syahwiah Rahim, S.Pd., M.Pd., sedangkan bendahara dijabat Hj. Nasriani Purnomo. Struktur kepengurusan akan dilengkapi sejumlah bidang dan seksi sesuai kebutuhan organisasi.
"Alhamdulillah, estafet kepemimpinan berjalan baik. H. Amir Ali sebelumnya Ketua DPD Kebugis Kota Kendari, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPW Kebugis Sultra menggantikan H. Arban Inring," jelas Lagama.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada H. Arban Inring atas pengabdian dan kontribusinya selama memimpin Kebugis Sultra pada periode sebelumnya.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan akan diawali dengan doa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta Mars Kebugis. Penampilan Tari Maduppa dan Mappadendang turut memeriahkan acara sebelum sambutan-sambutan.
Kehadiran tokoh Sidrap diharapkan menjadi bentuk perhatian terhadap warga Bugis asal Sidrap yang merantau di Sulawesi Tenggara. Panitia berharap kegiatan ini mempererat silaturahmi antarwarga Bugis, memperkuat konsolidasi organisasi, serta mendorong kontribusi nyata Kebugis dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui kepengurusan baru, Kebugis Sultra diharapkan semakin berperan sebagai wadah pemersatu warga Bugis sekaligus menjaga nilai-nilai budaya dan tradisi di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.