Samsung Pamer Kulkas, AC, dan Mesin Cuci Berteknologi AI di Hanoi

Penulis: Obi Permana  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:18:01 WIB
Samsung memamerkan kulkas berteknologi AI yang dapat mengenali pola penyimpanan dan mengatur suhu secara otomatis di Hanoi, Vietnam.

SULAWESI TENGGARA — Samsung memamerkan lini perangkat rumah tangga berteknologi AI yang mencakup kulkas, AC, dan mesin cuci dalam sebuah gelaran di Hanoi, Vietnam. Ketiga produk tersebut menjadi bagian dari strategi Samsung memperluas ekosistem AI ke perangkat rumah tangga, bukan hanya smartphone dan TV. Langkah ini menyasar konsumen yang makin terbiasa dengan perangkat pintar di rumah.

Kulkas dengan Teknologi AI

Kulkas menjadi salah satu perangkat yang mendapat sentuhan AI dalam lini produk Samsung. Teknologi ini memungkinkan kulkas mengenali pola penyimpanan dan pengaturan suhu secara otomatis.

Bagi pengguna di Indonesia, fitur semacam ini relevan dengan kebiasaan menyimpan bahan makanan dalam jumlah besar, terutama saat musim liburan atau hari raya.

AC yang Menyesuaikan Suhu Otomatis

AC berteknologi AI dari Samsung dirancang mampu menyesuaikan suhu ruangan berdasarkan kondisi dan kebiasaan pengguna. Perangkat ini juga dapat menghemat konsumsi daya dengan menyesuaikan kinerja kompresor.

Di pasar Indonesia, AC menjadi salah satu perangkat rumah tangga dengan penetrasi tinggi, sehingga fitur hemat energi berpotensi menjadi nilai jual utama.

Mesin Cuci dengan Deteksi Otomatis

Mesin cuci menjadi perangkat ketiga yang dipamerkan. Teknologi AI di dalamnya memungkinkan deteksi jenis kain dan tingkat kotoran untuk menentukan siklus pencucian yang tepat.

Fitur ini mengurangi kebutuhan pengguna memilih program manual, sekaligus meminimalkan risiko kerusakan kain akibat siklus yang salah.

Konteks Pasar Perangkat Rumah Tangga Pintar

Samsung bukan satu-satunya pemain di segmen perangkat rumah tangga berbasis AI. LG dan Xiaomi juga mengembangkan lini serupa, dengan pendekatan ekosistem yang terhubung ke aplikasi masing-masing.

Bagi pelaku bisnis digital dan investor, segmen ini menarik karena perangkat rumah tangga pintar membuka peluang layanan berlangganan, integrasi dengan platform IoT, dan pengumpulan data konsumsi energi.

Detail ketersediaan dan jadwal peluncuran resmi ketiga produk tersebut di Indonesia belum diumumkan.

Reporter: Obi Permana
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top