KONAWE — Kunci ambulans Puskesmas Tongauna tidak berada di tempat penyimpanan yang biasa saat petugas hendak merujuk pasien yang akan melahirkan. Kunci biasanya diletakkan di atas lemari Unit Gawat Darurat (UGD) setelah mobil dicuci, supaya mudah diambil petugas bila ada pasien yang perlu dirujuk.
Pada kejadian Senin malam, 19 Oktober 2026, kunci itu tidak ada di atas lemari. Ada yang memindahkannya ke tempat penyimpanan biasa, sehingga ambulans tak bisa dipakai dan pasien akhirnya dirujuk dengan mobil pikap ke RS Setia Bunda Konawe.
Santi baru mengetahui persoalan itu pada Selasa pagi. Usai apel pagi, ia langsung memerintahkan seluruh staf mencari kunci ambulans yang tidak ditemukan saat dibutuhkan.
“Setelah apel pagi, saya langsung perintahkan staf untuk mencari kunci mobil tersebut. Semua staf ikut mencari, dan ternyata kuncinya masih ada di dalam lemari, terselip di tempat penyimpanan,” ungkap Santi, Selasa (20/10/2026).
Menurut Santi, kunci seharusnya disimpan di atas lemari UGD agar mudah dijangkau petugas ketika dibutuhkan untuk merujuk pasien. Kebiasaan itu tidak berjalan pada malam kejadian.
“Mobil itu habis dicuci, kuncinya disimpan di atas lemari UGD supaya kalau ada pasien yang mau dirujuk bisa langsung diambil. Namun, saat kejadian tadi malam, kunci itu tidak ada di atas lemari karena ada yang memindahkannya ke tempat penyimpanan biasa,” ujar Santi.
Meski ambulans tak bisa dipakai, bidan puskesmas tetap mendampingi pasien hingga pembukaan lengkap. Bidan juga mengantar pasien untuk melahirkan.
“Bidan kami mendampingi pasien ini hingga pembukaan lengkap, mereka juga antar,” jelasnya.
Santi menyebut kejadian tersebut menjadi perhatian serius bagi pihak puskesmas. Persoalan kunci ambulans yang tidak ditemukan saat dibutuhkan dinilai perlu dievaluasi agar tidak terulang dalam pelayanan rujukan pasien berikutnya.
Kepala Puskesmas Tongauna menyampaikan permohonan maaf kepada pasien dan keluarganya atas kejadian tersebut.
“Saya meminta maaf kepada pasien dan keluarga atas kejadian ini. Ke depannya, insyaallah, pelayanan di Puskesmas Tongauna akan kami benahi agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Menurut Santi, peristiwa itu menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola penyimpanan kunci kendaraan operasional. Kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat juga akan ditingkatkan.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kendaraan rujukan dan perlengkapan pendukungnya selalu siap digunakan. Terutama dalam kondisi yang memerlukan penanganan medis segera, seperti persalinan.