Pemkab Koltim Peringati Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Al-Bukhari Wesalo, Beasiswa dan Bantuan Baznas Diserahkan

Penulis: Mirza Fachri  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:47:01 WIB
Plt Asisten I Setda Koltim Marwan bertindak sebagai pembina upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Al-Bukhari Wesalo.

KOLAKA TIMUR — Peringatan Hari Santri Nasional di Kolaka Timur tahun ini dipusatkan di lingkungan pesantren, bukan di kantor pemerintah daerah. Plt Asisten I Setda Koltim Marwan bertindak sebagai pembina upacara, didampingi sejumlah pejabat daerah dan pimpinan lembaga keagamaan setempat.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur pemerintah daerah, jajaran Kementerian Agama, pimpinan pondok pesantren, ustaz dan ustazah, serta para santri dan santriwati. Kehadiran lintas instansi itu menandai posisi pesantren sebagai mitra kerja pemkab, bukan sekadar lembaga pendidikan terpisah.

Siapa Saja yang Hadir di Upacara HSN Koltim

Ketua DPRD Koltim Hj Jumhani duduk di barisan tamu kehormatan bersama Staf Ahli dan para Asisten Setda Koltim. Dari unsur keagamaan hadir Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Al-Bukhari Wesalo Dr H Buhari Matta, Kepala Kantor Kementerian Agama Koltim Muhammad Syarif Muin, dan Kepala Baznas Koltim H Shokhibul Ulum.

Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah serta Pimpinan Pondok Pesantren KH Usman Hamid juga tampak dalam kegiatan tersebut. Daftar hadir yang panjang itu menunjukkan peringatan HSN di Koltim melibatkan hampir seluruh lini pemerintahan kabupaten.

Beasiswa Pemkab dan Bantuan Baznas untuk Pesantren

Setelah upacara, Pemkab Koltim menyerahkan bantuan beasiswa kepada pimpinan pondok pesantren. Penyerahan berlangsung di lokasi yang sama dan diterima langsung pihak pengelola pesantren.

Baznas Kabupaten Kolaka Timur menyusul dengan menyalurkan bantuan bagi pondok pesantren. Dua jenis bantuan itu menyasar pengembangan pendidikan keagamaan di lingkungan pesantren.

Pemkab berharap bantuan tersebut mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan. Selain itu, dana diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi santri untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik.

Makna Tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas"

Tema yang diusung tahun ini menjadi pengingat akan peran santri dalam menjaga nilai keagamaan dan memperkuat persatuan. Santri juga diposisikan sebagai bagian dari kekuatan bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berakhlak mulia, dan sejahtera.

Pemkab Koltim menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan keagamaan, dan masyarakat. Sinergi itu diarahkan untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, berilmu, mandiri, serta memiliki daya saing.

Lewat momentum HSN, para santri diharapkan tidak hanya kuat dalam pemahaman agama dan akhlak. Mereka juga didorong menguasai ilmu pengetahuan, beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: rubriksatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top