Gubernur Sultra Lantik 104 Pejabat, Minta Program Pemerintah Tak Lagi Top-Down

Penulis: Panji Pratama  •  Selasa, 22 September 2026 | 05:16:01 WIB
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka melantik 104 pejabat di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Kendari.

KENDARI — Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Gubernur Andi Sumangerukka. Prosesi berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Kendari, Senin (21 September 2026).

Komposisi pejabat yang dilantik terdiri atas 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 27 Pejabat Administrator, 10 Pejabat Pengawas, 32 Pejabat Fungsional, serta 25 Kepala Sekolah SMA/SMK. Pelantikan ini disebut sebagai bagian dari penataan organisasi dan pengembangan sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN).

Tiga Arahan Gubernur untuk Pejabat yang Baru Dilantik

Dalam arahannya, Andi Sumangerukka menyampaikan tiga penekanan utama kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Penekanan pertama menyangkut orientasi program pemerintah.

Setiap program dan kegiatan pemerintah diminta menghasilkan capaian yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Program tidak boleh lagi bersifat top-down, melainkan harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Penekanan kedua berkaitan dengan target dan sasaran kinerja yang telah ditetapkan. Perjanjian kinerja tidak boleh hanya menjadi dokumen administratif, tetapi harus dilaksanakan secara jujur, benar, dan konsisten.

Penekanan ketiga menyangkut pengelolaan anggaran. Setiap rupiah anggaran pemerintah disebut sebagai uang rakyat yang harus dikelola secara efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sistem Merit Jadi Dasar Mutasi dan Promosi Jabatan

Gubernur menyatakan bahwa pelantikan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sultra dalam menerapkan sistem merit untuk pembinaan karier ASN. Penempatan pejabat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas.

"Mutasi dan promosi jabatan yang baru saja dilaksanakan merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sultra dalam menerapkan sistem merit untuk pembinaan karier ASN dan kebutuhan organisasi perangkat daerah berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas," ujarnya.

Andi Sumangerukka juga meminta pejabat yang dilantik segera memahami tugas dan fungsi masing-masing. Mereka diminta membangun koordinasi, bekerja secara terukur, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah.

Perubahan Pola Pikir ASN dan Fokus Sekolah Unggulan

Gubernur menekankan perlunya perubahan pola pikir ASN, dari sekadar menjalankan rutinitas menjadi aparatur yang berorientasi pada capaian dan manfaat nyata bagi masyarakat. Arahan ini berlaku bagi seluruh pejabat yang baru dilantik, termasuk kepala sekolah.

Khusus kepala sekolah pada klaster SMA unggulan Provinsi Sultra, Gubernur meminta pengelolaan sekolah diarahkan pada peningkatan kualitas peserta didik dan guru. Sekolah unggulan dinilai harus mampu melahirkan generasi muda Sultra yang unggul dalam ilmu pengetahuan, karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kreativitas, dan daya saing.

Menutup arahannya, Gubernur mengingatkan para pejabat bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional, disiplin, dan penuh integritas.

"Pejabat yang baik tidak bertanya, keuntungan apa yang bisa saya peroleh dari jabatan ini, tetapi manfaat apa yang bisa saya berikan melalui jabatan itu," tegasnya.

Reporter: Panji Pratama
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top