Pencarian

Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan BBM hingga 59 Persen di Kendari, Awasi Ketat Tangki Modifikasi

Sabtu, 19 September 2026 • 10:40:01 WIB
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan BBM hingga 59 Persen di Kendari, Awasi Ketat Tangki Modifikasi

Pertamina Patra Niaga menambah pasokan bahan bakar minyak hingga 59 persen di sejumlah SPBU Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, guna memangkas antrean warga yang selama ini mengular berjam-jam. Penambahan pasokan difokuskan pada SPBU yang mengalami lonjakan permintaan, terutama jenis Pertalite, sekaligus diperketat pengawasan terhadap kendaraan bertangki modifikasi.

KENDARI — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat penyaluran BBM di Kota Kendari dengan penambahan hingga 59 persen dibandingkan rata-rata penyaluran normal harian. Penambahan pasokan difokuskan pada SPBU yang mengalami lonjakan permintaan, utamanya untuk jenis Pertalite.

Langkah ini diambil untuk memangkas waktu tunggu warga yang selama ini harus mengantre hingga berjam-jam di sejumlah SPBU. Pertamina juga memperketat pengawasan terhadap kendaraan bertangki modifikasi yang diduga menyalahgunakan BBM subsidi.

Penambahan Pasokan Difokuskan ke SPBU dengan Lonjakan Permintaan

Pjs. Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya W, menyatakan penambahan pasokan dilakukan agar pelayanan kebutuhan BBM masyarakat di setiap SPBU kembali normal.

"Untuk wilayah Kendari, saat ini Pertamina Patra Niaga telah melakukan penguatan penyaluran BBM dengan penambahan hingga 59 persen dibandingkan rerata penyaluran normal harian," ujar Okky di Kendari.

Menurut Okky, penambahan pasokan tersebut diharapkan dapat memangkas waktu tunggu warga yang selama ini harus mengantre hingga berjam-jam.

Petugas SPBU Diinstruksikan Tolak Kendaraan Bertangki Modifikasi

Selain memperkuat pasokan, Pertamina memantau ketat SPBU yang dipadati kendaraan untuk mengantisipasi praktik pengisian menggunakan tangki cadangan atau tangki modifikasi pada mobil maupun sepeda motor.

Petugas SPBU di Kendari telah diinstruksikan untuk menolak pelayanan bagi kendaraan yang terindikasi memakai tangki modifikasi. Kebijakan ini diterapkan demi memastikan kuota BBM subsidi benar-benar tepat sasaran dan mencukupi kebutuhan masyarakat umum.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan Pemda dan aparat kepolisian untuk membantu pengawasan di SPBU, termasuk terhadap transaksi tidak wajar maupun indikasi penyalahgunaan BBM subsidi, seperti penggunaan tangki tambahan/cadangan yang tidak sesuai ketentuan," jelas Okky.

Dishub Dilibatkan Atur Arus Lalu Lintas di Sekitar SPBU

Dalam pelaksanaannya, Pertamina menggandeng Dinas Perhubungan (Dishub) untuk membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar SPBU, terutama pada antrean malam hari.

Okky menegaskan bahwa apabila ditemukan indikasi pelanggaran, pihaknya akan menindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

"Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, tentunya akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku," tegas Okky.

Pertamina berharap pelayanan kebutuhan BBM masyarakat di setiap SPBU Kendari dapat segera kembali normal seiring penambahan pasokan dan pengawasan yang diperketat.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks