SULAWESI TENGGARA — Jumlah penonton di Stadion Kanjuruhan melonjak lebih dari dua kali lipat saat Arema FC menjamu Persik Kediri pada lanjutan BRI Super League 2026/2027. Manajemen klub menilai tren positif kehadiran Aremania ini hanya bisa bertahan jika Singo Edan konsisten meraih kemenangan di kandang.
Laga Derbi Jawa Timur antara Arema FC dan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, tercatat dihadiri 4.084 penonton. Angka itu jauh melampaui kehadiran pada laga kandang perdana Arema saat menjamu Isenmulang Kalteng FC yang hanya dihadiri 1.767 orang.
Yang membuat lonjakan ini istimewa, pertandingan digelar pada hari kerja, bukan akhir pekan. Aremania tetap memadati tribun meski harus meluangkan waktu di sela aktivitas sehari-hari.
Di atas lapangan, Arema FC gagal memaksimalkan dukungan besar tersebut. Singo Edan ditahan imbang 1-1 oleh Persik Kediri pada laga Pekan 3 BRI Super League 2026/2027, Jumat (18/9/2026) sore.
Persik sempat mengejutkan tuan rumah lewat gol Zanadin Fariz pada menit ke-6. Arema merespons melalui penalti Careca di menit ke-28 setelah Arkhan Fikri dijatuhkan di kotak terlarang.
Drama belum berhenti. Dua gol Arema dianulir wasit akibat offside setelah peninjauan Video Assistant Referee (VAR), masing-masing dari sepakan Careca di babak pertama dan tandukan Walisson Maia di paruh kedua. Tembakan spekulasi Marcos Vinicius juga hanya menghantam tiang gawang Persik.
Pelatih Kepala Arema FC, Marcos Santos, menyayangkan kegagalan timnya memetik poin penuh di hadapan pendukung sendiri. Menurutnya, anak asuhnya tampil dominan di babak kedua dan layak menang.
"Sangat disayangkan kami hanya mendapat satu poin. Kami sangat ingin memberikan kemenangan untuk Aremania yang sudah hadir memadati Kanjuruhan, tapi keberuntungan belum memihak," ujar Marcos Santos.
Juru taktik asal Brasil itu menegaskan timnya kini memikul tanggung jawab besar untuk membalas kepercayaan suporter.
"Kami belum terkalahkan di tiga laga awal ini. Namun, kami merasa 'berutang' tiga poin di kandang kepada Aremania. Kami akan terus bekerja keras dan berkembang agar bisa mengamankan kemenangan pada laga berikutnya," tegas Marcos.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, bersyukur atas tingginya animo Aremania yang rela datang di hari kerja. Pria yang akrab disapa Inal itu menyadari konsistensi kehadiran di tribun Kanjuruhan tidak lepas dari prestasi tim di lapangan.
"Dukungan Aremania sangat berarti untuk kami. Klub berterima kasih atas support luar biasa ini. Animo penonton berpotensi terus melonjak jika dibarengi prestasi tim," terang Yusrinal.
Manajemen dan tim pelatih bakal melakukan evaluasi menyeluruh selama masa jeda kompetisi. Hasil imbang melawan Persik membuat Arema FC berada di posisi ketujuh klasemen dengan koleksi lima poin dari tiga laga.
"Sampai saat ini kami belum pernah kalah dan jangan sampai kalah. Kami akan tingkatkan performa agar bisa terus konsisten meraih kemenangan demi Aremania di laga mendatang," pangkas Inal optimistis.