Sekolah Rakyat Sultra di Kendari Capai 45 Persen, Tampung 1.085 Siswa

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 01 Mei 2026 | 05:00:11 WIB
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kendari telah mencapai progres 45,50 persen per April 2026.

KENDARI — Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kelurahan Abeli Dalam, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara terus menunjukkan progres signifikan hingga akhir April 2026. Proyek strategis yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) tersebut saat ini telah mencapai angka 45,50 persen dari target keseluruhan.

Pekerjaan konstruksi di lapangan terus dikebut untuk mengejar target penyelesaian. Fasilitas pendidikan ini berdiri di atas lahan seluas 6,8 hektare yang dirancang menjadi pusat edukasi terpadu guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bumi Anoa.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (30/4/2026), para pekerja mulai menyelesaikan tahap krusial pada struktur utama bangunan. Aktivitas pengecoran dan penumpahan material ke kerangka gedung terus berlangsung intensif guna memastikan kekuatan bangunan sesuai standar teknis yang ditetapkan.

Fasilitas Pendidikan Terpadu untuk 1.085 Siswa Sultra

Kehadiran Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi solusi konkret atas kebutuhan sarana pendidikan yang representatif dan terjangkau di wilayah Sulawesi Tenggara. Kapasitas daya tampung sekolah ini tergolong besar, yakni diproyeksikan mampu melayani sebanyak 1.085 siswa.

Berbeda dengan sekolah pada umumnya, fasilitas ini akan mengintegrasikan berbagai jenjang pendidikan dalam satu kawasan. Siswa dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) nantinya dapat mengenyam pendidikan di lokasi yang sama.

Integrasi lintas jenjang ini bertujuan mempermudah akses belajar bagi anak-anak di sekitar Kendari dan daerah penyangga lainnya. Pemerintah daerah berharap pola pendidikan terpadu ini dapat menekan angka putus sekolah dan memberikan lingkungan belajar yang lebih stabil bagi peserta didik.

Peran PT Brantas Abipraya dalam Infrastruktur Pendidikan

PT Brantas Abipraya (Persero) selaku kontraktor pelaksana bertanggung jawab penuh dalam memastikan kualitas bangunan memenuhi spesifikasi yang direncanakan. Keterlibatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam proyek ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur dasar di daerah.

Pembangunan tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari visi besar untuk menciptakan lingkungan belajar modern di Sulawesi Tenggara. Seiring dengan progres yang hampir menyentuh angka 50 persen, fokus pengerjaan kini mulai beralih pada penguatan struktur interior dan penyiapan ruang-ruang kelas.

Dengan sisa waktu pengerjaan yang tersedia, proyek ini diharapkan rampung tepat waktu agar bisa segera digunakan pada tahun ajaran mendatang. Keberadaan sekolah ini akan menambah daftar panjang infrastruktur vital yang menopang masa depan generasi muda di Sulawesi Tenggara.

Reporter: Redaksi
Back to top