KENDARI — Universitas Halu Oleo (UHO) kembali melahirkan ratusan sumber daya manusia baru yang siap terjun ke dunia kerja maupun pengabdian masyarakat. Dalam prosesi wisuda yang digelar Kamis (7/5/2026), sebanyak 749 wisudawan resmi dikukuhkan. Para lulusan ini berasal dari 14 fakultas dan Program Pascasarjana, mencakup jenjang Diploma, Sarjana, Profesi, Magister, hingga Doktor.
FKIP dan Farmasi Dominasi Sebaran Lulusan Baru
Pada periode wisuda kali ini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan total 159 orang. Angka ini disusul ketat oleh Fakultas Farmasi yang meluluskan 158 orang dari program profesi apoteker. Sementara itu, Fakultas Kedokteran turut mengukuhkan 51 lulusan yang terdiri dari dokter dan ners.
Capaian akademik pada jenjang pendidikan tinggi juga menunjukkan tren positif. Program Pascasarjana mencatat rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang cukup tinggi, yakni 3,91 untuk Program Doktor dan 3,85 untuk Program Magister. Seluruh lulusan yang meraih predikat cumlaude atau dengan IPK minimal 3,50 mengenakan selempang khusus sebagai bentuk apresiasi kampus.
Daftar Peraih IPK Sempurna di Berbagai Fakultas
Sejumlah wisudawan berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih IPK sempurna 4,0. Di antaranya adalah Muhamad Irfan Rama dari Program Studi Ilmu Manajemen Pascasarjana, Sri Sulastri dari Program Studi Pendidikan Seni S2, serta Nurfahrila Fahda dari Program Studi Pendidikan Profesi Ners. Dari Fakultas Farmasi, Fandi Ahmad juga mencatatkan IPK 4,0 pada Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker.
Untuk predikat lulusan terbaik tingkat universitas, penghargaan diberikan kepada Nur Grace. Mahasiswi dari Program Studi Sastra Inggris S1 Fakultas Ilmu Budaya ini berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 9 bulan dengan IPK 3,95. Selain Nur Grace, pihak kampus juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik di tingkat fakultas dan program studi lainnya, termasuk Arista dari Akuntansi dengan IPK 3,91.
Pesan Rektor: Ilmu Harus Menjawab Tantangan Zaman
Rektor UHO dalam sambutannya menekankan bahwa seremoni wisuda hanyalah langkah awal bagi para alumni untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat. Ia meminta para lulusan tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersaing secara global.
“Ilmu yang diperoleh di kampus harus digunakan untuk kemaslahatan umat manusia dan menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks,” ujar Rektor di hadapan para wisudawan.
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap kreatif, inovatif, dan adaptif dalam menghadapi dinamika dunia kerja. “Siapkan dan pantaskan diri sebelum kesempatan itu datang. Bekali diri dengan ilmu dan pengalaman agar mampu menghadapi berbagai tantangan,” pesannya.
Ajak Alumni Berpartisipasi dalam Tracer Study
Sebagai upaya menjaga mutu dan akreditasi perguruan tinggi, pihak universitas mengajak seluruh alumni untuk aktif mengisi data melalui laman tracer.uho.ac.id. Partisipasi dalam program Tracer Study ini dianggap vital untuk memetakan penyerapan lulusan di dunia kerja serta mengevaluasi relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri.
Data dari alumni akan menjadi landasan bagi kampus untuk melakukan perbaikan berkelanjutan. Dengan mengetahui posisi alumni di dunia kerja, UHO dapat terus menyiapkan kompetensi mahasiswa yang sejalan dengan tuntutan pasar kerja dan kebutuhan masyarakat luas.