UHO Kendari Lepas 749 Wisudawan, Empat Raih IPK Sempurna 4,0

Penulis: Obi Permana  •  Kamis, 07 Mei 2026 | 17:30:26 WIB
Empat wisudawan UHO berhasil meraih IPK sempurna 4,0 pada wisuda tahun ini.

KENDARI — Empat wisudawan UHO mencapai IPK sempurna 4,0. Mereka adalah Muhamad Irfan Rama dari S2 Ilmu Manajemen Pascasarjana, Sri Sulastri dari S2 Pendidikan Seni Pascasarjana, Nurfahrila Fahda dari Profesi Ners Fakultas Kedokteran, dan Fandi Ahmad dari Profesi Apoteker Fakultas Farmasi. Pencapaian ini menunjukkan komitmen mahasiswa terhadap keunggulan akademik di masa studi mereka.

Nur Grace Raih Penghargaan Lulusan Terbaik Universitas

Predikat lulusan terbaik tingkat universitas diraih Nur Grace dari Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya. Ia menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 9 bulan dengan IPK 3,95. Prestasi ini mengukuhkan posisinya sebagai representasi keunggulan akademik UHO di tingkat institusi.

Lulusan Cumlaude dan Sebaran Fakultas

Sejumlah lulusan lain juga meraih predikat cumlaude dengan IPK minimal 3,50 yang ditetapkan universitas. Di antaranya Diah Sugiarni dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan IPK 3,85 dan Arista dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan IPK 3,91.

Dari 749 wisudawan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menjadi penyumbang lulusan sarjana terbanyak dengan 158 orang. Disusul Program Profesi Apoteker Fakultas Farmasi 155 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 63 lulusan, dan Fakultas Hukum dengan 33 lulusan sarjana serta 47 lulusan magister. Wisudawan berasal dari 15 fakultas dan pascasarjana.

Lulusan Diminta Adaptif dan Kreatif di Dunia Kerja

Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., L.L.M, menegaskan bahwa wisuda bukan akhir dari proses belajar. "Kreativitas dan kemampuan beradaptasi jadi kunci menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat," ujar Herman dalam prosesi wisuda tersebut.

Rektor mengajak lulusan mampu menerapkan ilmu di masyarakat dan menghadapi perubahan dunia kerja dengan inovasi. Ia juga mengajak alumni mendukung program Tracer Study dengan mengisi data secara berkala, karena program tersebut menjadi indikator penting akreditasi sekaligus memetakan penyerapan lulusan di pasar kerja.

Reporter: Obi Permana
Sumber: mediasultra.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top