Tim SAR Cari Warga Tinukari Kolaka Utara yang Hilang di Kebun

Penulis: Lendra Saputra  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 15:32:01 WIB
Tim SAR Kolaka Utara melakukan pencarian Jais yang hilang di kebun Desa Tinukari.

KOLAKA UTARA — Tim Rescue Pos SAR Kolaka mulai menyisir area perkebunan di Desa Tinukari, Kecamatan Wawo, guna mencari keberadaan seorang warga bernama Jais yang hilang sejak Kamis malam. Operasi pencarian ini dilakukan setelah pihak berwenang menerima laporan resmi mengenai hilangnya pria berusia 28 tahun tersebut pada Jumat (8/5/2026) dini hari.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memberangkatkan personel menuju lokasi sesaat setelah menerima informasi dari perangkat desa setempat. Laporan masuk sekitar pukul 04.40 Wita dan tim penyelamat langsung bergerak 15 menit kemudian guna memberikan bantuan SAR.

Motor dan Bekal Makanan Tertinggal di Kebun

Sebelum tim SAR tiba di lokasi, pihak keluarga bersama warga Desa Tinukari sebenarnya telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri. Mereka menyisir jalur menuju kebun yang biasa dilalui oleh korban untuk memastikan keberadaannya.

Namun, upaya penyisiran tersebut tidak membuahkan hasil. Di area perkebunan, warga hanya menemukan sepeda motor yang digunakan Jais serta bekal makanan yang dibawa dari rumah, sementara keberadaan pria tersebut masih nihil.

“Keluarga dan warga pergi mencari korban di kebun dan hanya menemukan motor beserta bekal makanan korban,” jelas Amiruddin dalam keterangan tertulisnya.

Kronologi: Korban Pamit Mengolah Gula Sejak Pagi

Insiden ini bermula ketika Jais berangkat menuju kebunnya pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 07.30 Wita. Berdasarkan keterangan keluarga, korban pergi dengan tujuan untuk membuat gula, sebuah aktivitas rutin yang kerap ia lakukan di area perkebunan tersebut.

Biasanya, Jais sudah kembali ke rumah pada sore hari sekitar pukul 16.00 Wita. Kekhawatiran keluarga mulai muncul saat korban tak kunjung terlihat hingga pukul 19.00 Wita, padahal kondisi cuaca dan waktu sudah mulai gelap.

“Biasanya korban kembali dari kebun sekitar pukul 16.00 Wita, namun hingga pukul 19.00 Wita korban belum kembali,” tambah Amiruddin.

Hingga saat ini, personel SAR masih berada di lapangan untuk memperluas radius pencarian di sekitar titik penemuan motor korban. Pihak keluarga menanti dengan cemas dan berharap Jais dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Reporter: Lendra Saputra
Sumber: penafaktual.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top