Wali Kota Kendari Ajak Delegasi UCLG ASPAC Hijaukan Kebun Raya

Penulis: Lendra Saputra  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 22:12:49 WIB
Wali Kota Kendari bersama delegasi UCLG ASPAC menanam pohon endemik di Kebun Raya Kendari meski hujan deras.

KENDARI — Pemerintah Kota Kendari menjadikan kawasan Kebun Raya sebagai pusat perhatian dunia melalui aksi penghijauan bersama delegasi United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC). Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian Executive Bureau Meeting and Asia-Pacific Forum yang menempatkan Kendari sebagai tuan rumah pertemuan pemimpin daerah se-Asia Pasifik.

Kegiatan yang berlangsung di tengah guyuran hujan deras ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, bersama Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua. Meski cuaca ekstrem menyelimuti lokasi, para delegasi tetap turun ke lahan untuk menanam bibit pohon sebagai bentuk aksi nyata terhadap keberlanjutan bumi.

Hujan Deras Tak Surutkan Penanaman Pohon Endemik

Kondisi cuaca di kawasan Kebun Raya Kendari tidak menghalangi antusiasme para pejabat Forkopimda dan tamu mancanegara. Mereka secara simbolis menanam berbagai jenis pohon endemik khas Sulawesi, mulai dari Kayu Eboni, Ruruhi, Kayu Langsat, hingga Lobe-lobe. Pemilihan jenis pohon ini bertujuan untuk memperkuat koleksi vegetasi lokal di area konservasi tersebut.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyebut bahwa penanaman ini memiliki makna strategis yang melampaui seremoni protokol. "Penanaman pohon hari ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis. Ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau, serta memperkuat ketahanan kota terhadap dampak perubahan iklim yang menjadi tantangan global," ujarnya.

Pembangunan Tugu UCLG ASPAC Jadi Simbol Persahabatan

Selain aksi penghijauan, agenda internasional ini ditandai dengan penandatanganan prasasti pembangunan Tugu UCLG ASPAC di area Kebun Raya. Tugu tersebut diproyeksikan menjadi pengingat sejarah atas berkumpulnya para pemimpin kota Asia Pasifik di ibu kota Sulawesi Tenggara untuk membahas isu-isu pembangunan berkelanjutan.

Siska menegaskan bahwa Pemkot Kendari terus mendorong konsep pembangunan yang selaras dengan pelestarian alam. Kebun Raya Kendari sendiri kini diposisikan bukan hanya sebagai paru-paru kota, melainkan juga pusat edukasi lingkungan dan laboratorium keanekaragaman hayati yang memberikan dampak ekologis serta ekonomi bagi warga lokal.

Perkuat Diplomasi Lingkungan Antar Kota Asia Pasifik

Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ir. Hugua dan Sekjen UCLG ASPAC mempertegas posisi Kendari dalam diplomasi lingkungan di level regional. Siska Karina Imran memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif para delegasi yang bersedia terlibat langsung dalam gerakan penghijauan di daerahnya.

"Kami merasa sangat terhormat atas kehadiran para delegasi dari berbagai kota dan negara di kawasan Asia Pasifik. Partisipasi bapak dan ibu sekalian dalam menanam pohon hari ini menjadi simbol persahabatan global, komitmen kolektif, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan bumi yang kita tempati," kata Siska menutup sambutannya.

Melalui momentum ini, Pemkot Kendari berharap kerja sama antar daerah di kawasan Asia Pasifik semakin solid, terutama dalam pertukaran solusi terkait masalah lingkungan. Kebersamaan dalam aksi penanaman pohon ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang panjang bagi ekosistem perkotaan di masa depan.

Reporter: Lendra Saputra
Sumber: kolomrakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top