MUNA — Ridwan Bae membatalkan agenda tatap muka dengan warga Desa Oelongko yang sudah menunggu di balai desa. Ia buru-buru kembali ke Kendari karena ada kedukaan keluarga. Meski begitu, politikus asal Sulawesi Tenggara itu menegaskan komitmennya terhadap perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.
"Tunggu saja actionnya, setelah selesai pekerjaannya baru kita resmikan," kata Ridwan Bae kepada wartawan di lokasi peninjauan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muna, Mustajab, menyebut ruas jalan yang rusak berat membentang dari Kecamatan Parigi, Bone, hingga Marobo. Total panjangnya sekitar 30 kilometer. Sejak Januari 2026, pihaknya sudah mengusulkan perbaikan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang difasilitasi Ridwan Bae.
"Seluruh ruas jalan yang rusak berat, kita sudah usulkan pada Pak Ridwan," ujar Mustajab.
Mustajab mengungkapkan, salah satu aspirasi Ridwan Bae yang sudah terealisasi adalah pembangunan lanjutan penahan gelombang di kawasan Sarana Olahraga (SOR) La Ode Pandu. Menurutnya, proyek tersebut tidak menutup kemungkinan akan dilanjutkan dengan pengaspalan jalan di area sekitar.
Belum ada kepastian jadwal kapan perbaikan jalan di Kecamatan Bone akan dimulai. Namun, Ridwan Bae meminta masyarakat tidak ragu bahwa jalan tersebut akan segera diperbaiki setelah proses penganggaran rampung.