KENDARI — Mesin politik Partai NasDem di Sulawesi Tenggara mulai bergerak lebih awal. Melalui Rakerwil dan Sekolah Legislatif yang digelar di Kendari, partai besutan Surya Paloh itu tidak hanya menyusun strategi pemenangan, tetapi juga membekali kader dengan kemampuan komunikasi digital untuk menghadapi Pemilu 2029.
Sejumlah elite partai hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Selain Prananda Surya Paloh, tampak Wakil Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, serta Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka.
Di tengah gempuran informasi digital, Prananda Surya Paloh menilai penguasaan media sosial bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Ia mendorong kader untuk membangun narasi politik yang kreatif dan tidak monoton.
“Saya mengajak seluruh kader untuk mulai aktif menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi politik yang kreatif dan out of the box,” ujar Prananda dalam sambutannya.
Menurutnya, pertumbuhan pengguna internet di Indonesia harus dibaca sebagai peluang baru untuk menjangkau pemilih muda yang kini lebih banyak mengonsumsi informasi melalui platform digital. Namun, ia juga mengingatkan agar kader tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kalau belum memahami substansinya dan belum mengecek kebenarannya, lebih baik tidak ikut menyebarkan,” tegasnya.
Ketua DPW Partai NasDem Sultra, Ali Mazi, menegaskan bahwa konsolidasi partai tidak bisa dilakukan hanya menjelang pemilu. Penguatan organisasi harus berjalan terus-menerus hingga ke tingkat akar rumput agar partai tetap dekat dengan masyarakat.
“Rakerwil ini adalah momentum menyatukan visi dan langkah perjuangan agar NasDem semakin siap menghadapi agenda politik ke depan,” jelas Ali Mazi.
Ia menambahkan, NasDem ingin tampil sebagai partai yang tidak hanya aktif saat musim politik tiba, tetapi hadir dalam berbagai persoalan sosial masyarakat. Karena itu, penguatan struktur hingga tingkat bawah menjadi fokus utama partai di Sultra.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menilai kegiatan ini penting untuk memperkuat kualitas kaderisasi partai dan meningkatkan kapasitas legislator daerah. Menurutnya, partai politik tetap memiliki posisi strategis dalam menjaga demokrasi sekaligus mendukung pembangunan daerah.
“Partai politik dibangun atas kesadaran pentingnya pembangunan nasional demi mewujudkan cita-cita perjuangan bangsa,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan politik yang sehat dan berkelanjutan. Stabilitas dan kualitas kader partai menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan di Sultra.
Dalam kesempatan yang sama, Prananda Surya Paloh juga menekankan pentingnya meritokrasi dan regenerasi kader di tubuh partai. Ia menilai kekuatan partai modern tidak lagi hanya ditentukan oleh figur elite, tetapi juga kemampuan organisasi menempatkan kader berdasarkan kapasitas dan kompetensi.
“NasDem adalah partai yang terbuka untuk semua golongan dan menjunjung semangat egaliter,” paparnya.
Prananda menegaskan bahwa kemenangan politik tidak hanya ditentukan oleh kekuatan mesin partai, tetapi juga integritas kader di tengah masyarakat. Seluruh kader diminta menjaga loyalitas dan semangat kolektif menghadapi kontestasi 2029.
“Dengan integritas, dedikasi, dan loyalitas, saya yakin NasDem mampu menghadapi tantangan dan meraih kemenangan pada 2029,” tandasnya.