SULAWESI TENGGARA — Aroma bakar lobster bercampur semilir angin pantai mewarnai malam di pesisir Sulawesi Tenggara. Sejumlah selebriti yang tergabung dalam program "Tanah Air Beta" Trans TV turun langsung memasak bersama pemuda setempat. Setelah matang, mereka menyantap hidangan itu bersama-sama di tepi pantai.
Lobster yang digunakan merupakan hasil tangkapan segar dari perairan sekitar. Para selebriti dan pemuda setempat bahu-membahu membersihkan dan membumbui lobster sebelum dibakar di atas bara api. Proses memasak yang sederhana justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.
"Setelah lobster yang dimasak oleh para selebriti bersama pemuda setempat sudah matang, mereka lantas menikmati lezatnya lobster bakar bersama-sama di pinggir pantai," demikian keterangan dalam dokumentasi program tersebut.
Sulawesi Tenggara dikenal sebagai salah satu sentra lobster di Indonesia timur. Namun, selama ini sebagian besar hasil tangkapan justru dikirim ke luar daerah atau diekspor dalam bentuk hidup. Kegiatan semacam ini membuka peluang bagi pengembangan wisata kuliner berbasis hasil laut lokal.
Pemerintah daerah setempat sebenarnya telah mendorong pengolahan lobster menjadi produk siap santap untuk meningkatkan nilai tambah. Akan tetapi, kesadaran akan potensi wisata kuliner di kalangan nelayan dan pengelola wisata masih perlu ditingkatkan.
Yang menarik dari kegiatan ini bukan sekadar soal rasa lobster bakar. Kebersamaan antara selebriti nasional dan warga lokal saat memasak dan menyantap hidangan menciptakan pengalaman berbeda. Interaksi semacam ini bisa menjadi model promosi wisata yang lebih organik dan berkesan bagi pengunjung.
Program "Tanah Air Beta" sendiri memang dirancang untuk menampilkan kekayaan alam dan budaya Indonesia dari sudut pandang yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan menghadirkan figur publik, pesan tentang potensi daerah diharapkan bisa menjangkau audiens yang lebih luas.
Setelah momen ini, pertanyaan besarnya adalah bagaimana pemerintah daerah dan pelaku wisata bisa memanfaatkan perhatian publik. Lobster bakar di pinggir pantai bukan sekadar menu, melainkan sebuah pengalaman yang bisa dijual sebagai paket wisata unggulan.
Beberapa pengelola destinasi di Sulawesi Tenggara mulai melirik konsep "cooking class" atau "seafood experience" bagi wisatawan. Jika dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin kuliner lobster bakar akan menjadi ikon baru pariwisata daerah ini.