KENDARI — Suasana berbeda terlihat di Lobi Depan Mapolda Sulawesi Tenggara pada Selasa pagi. Bukan untuk membahas kasus kriminal, ruangan itu justru menjadi tempat perbincangan hangat antara pucuk pimpinan Kepolisian Daerah Sultra dengan para penyelenggara pemilu.
Kapolda Sultra, Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Budi Hermawan dan sejumlah pejabat utama, menerima langsung kunjungan Ketua KPU Sultra Suprihaty Prawaty Nengtias beserta Ketua Bawaslu Sultra Iwan Rompo Banne.
Penghargaan Nasional untuk Sentra Gakkumdu Sultra
Di tengah agenda koordinasi, ada momen istimewa yang mewarnai pertemuan tersebut. Bawaslu Sultra secara resmi menyerahkan penghargaan kepada Kapolda Sultra selaku ex officio penasihat Sentra Gakkumdu.
Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan Sentra Gakkumdu Sultra menorehkan prestasi gemilang hingga tingkat nasional dalam kategori pembinaan. Wadah kolaborasi antara Bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan ini dinilai telah membuktikan soliditasnya dalam mengantisipasi pelanggaran pemilu.
“Pada kesempatan ini kami menyerahkan penghargaan kepada Bapak Kapolda. Harapan kami ke depan, sinergi antara unsur Sentra Gakkumdu dan kepolisian semakin ditingkatkan,” ujar Iwan Rompo Banne.
Kunci Sukses Pemilu di Masa Depan
Bagi KPU Sultra, pertemuan semacam ini bukan sekadar seremoni. Ketua KPU Sultra, Suprihaty Prawaty Nengtias, menegaskan bahwa koordinasi yang erat dengan kepolisian menjadi kunci utama merangkai kesuksesan di setiap tahapan pemilu.
“Terima kasih Bapak Kapolda sudah menerima kami dari KPU. Ini adalah hal yang sangat luar biasa, terutama terkait bagaimana kesuksesan persiapan pemilu ke depannya,” kata Suprihaty.
Ia menilai, dukungan penuh dari jajaran kepolisian akan sangat menentukan kelancaran seluruh rangkaian pesta demokrasi di Bumi Anoa.
Menjaga Kondusivitas dari Hulu ke Hilir
Bagi Bawaslu, penghargaan nasional ini bukan sekadar trofi semata, melainkan suntikan motivasi untuk merapatkan barisan. Kompleksitas tantangan pemilu yang kian dinamis menuntut koordinasi yang solid antarlembaga.
Melalui perjumpaan ini, KPU, Bawaslu, kepolisian, dan unsur penegak hukum lainnya sepakat untuk terus bergandengan tangan. Tujuannya satu: memastikan setiap tahapan pemilu berjalan di atas rel ketentuan yang ada, sekaligus menjaga ketenangan dan keamanan masyarakat tetap kondusif dari hulu ke hilir.