Damkar Kendari Kerahkan 4 Armada Padamkan Kebakaran 2 Rumah di Lorong PDAM, Kerugian Capai Rp350 Juta

Penulis: Mirza Fachri  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 17:06:31 WIB
Damkar Kendari kerahkan empat armada untuk padamkan kebakaran dua rumah di Lorong PDAM.

KENDARI — Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang menghanguskan dua rumah di Lorong PDAM, Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Namun, kerugian material akibat peristiwa yang terjadi pada Rabu pagi itu diperkirakan mencapai Rp350 juta.

Api Melahap Rumah dan Kendaraan Warga

Kepala Seksi Kerja Sama dan Publikasi Dinas Damkarmat Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, menyebutkan api pertama kali terlihat dari pintu samping rumah milik warga bernama Irwanto. Struktur bangunan semi permanen di kawasan itu membuat api dengan cepat merembet ke rumah tetangga yang dihuni keluarga Akmal Sinar.

“Kami menerima laporan dari warga bernama Tika pada pukul 10.17 Wita. Personel langsung bergerak dan tiba di lokasi pukul 10.22 Wita,” ujar Martoyo saat dihubungi di Kendari, Rabu.

Selain dua rumah, api juga melahap satu mobil pikap, tiga sepeda motor, dan tiga mesin mobil milik warga. Rumah pertama dihuni lima jiwa, sementara rumah kedua ditempati empat jiwa.

Empat Armada dan Bantuan Relawan

Untuk memadamkan kobaran api, Damkarmat Kota Kendari menerjunkan tiga mobil pemadam (Unit 011, 013, dan 015) serta satu mobil rescue. Personel juga dibantu relawan pemadam kebakaran (redkar) dari Perserikatan Driver Kendari Tower (PDKT) di lapangan.

Berkat kerja sama taktis, api berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 10.50 Wita, setelah melalui proses pendinginan. Jarak lokasi kebakaran dari markas damkar sekitar 2,2 kilometer.

Penyebab Masih Diselidiki, Damkar Imbau Warga Periksa Instalasi Listrik

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Martoyo menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran, terutama dengan melakukan pengecekan rutin instalasi listrik di rumah dan tempat usaha.

“Kami juga merekomendasikan penguatan koordinasi berkelanjutan antara damkar, PLN, aparat kepolisian, serta masyarakat dalam menghadapi kejadian darurat kebakaran ke depannya,” kata Martoyo.

Reporter: Mirza Fachri
Back to top