Maung MV3 Garuda Limousine Alami Kebocoran Atap, Pindad Beberkan Kronologi Sunroof Dadakan

Penulis: Mirza Fachri  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00:01 WIB
Presiden Prabowo mengalami kebocoran atap saat menggunakan Maung MV3 Garuda Limousine.

SULAWESI TENGGARA — Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan menceritakan pengalaman kurang nyaman saat pertama kali menggunakan Maung MV3 Garuda Limousine buatan PT Pindad. Dalam pernyataannya, Prabowo mengaku terbangun saat tidur di dalam mobil karena tetesan air hujan dari atap. Ia juga mendengar bunyi berisik seperti bottoming saat mobil melintas di jalur pegunungan.

"Suatu saat saya tidur di mobil, karena hujan deras di luar, tahu-tahu 'tek tek tek', saya bangun, rupanya bocor," ujar Prabowo. Ia lalu mengirimkan mobil kembali ke pabrikan dan meminta kebocoran dikurangi. "Terus mobil dipakai naik gunung, gledak gledak, tapi nggak apa-apa, demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini," tambahnya.

Sunroof Baru Ditambahkan Tiga Hari Sebelum Pelantikan

PT Pindad buka suara terkait insiden tersebut. Melalui pernyataan resmi yang dikutip dari akun Instagram Pindad, Jumat (12/6/2026), perusahaan menjelaskan bahwa Maung MV3 Garuda Limousine awalnya dikembangkan sebagai kendaraan konfigurasi full armour tanpa fitur sunroof. Namun, tiga hari menjelang pelantikan presiden, muncul kebutuhan mendadak untuk menambahkan sunroof agar kepala negara bisa menyapa masyarakat langsung dalam kegiatan kenegaraan.

Keputusan penambahan fitur secara dadakan inilah yang menjadi akar masalah kebocoran. "Setelah menerima masukan dan evaluasi, tim teknis Pindad segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh yang dilakukan dengan tepat dan cepat sehingga kendaraan dapat kembali beroperasi secara optimal," tulis Pindad.

Continuous Improvement Jadi Catatan Penting

Pindad menegaskan, feedback dari Presiden Prabowo dan pengguna lainnya menjadi masukan berharga bagi perusahaan. Kejadian ini mendorong Pindad untuk terus melakukan penyempurnaan dan inovasi pada produk-produk yang dikembangkan di masa mendatang.

"Semangat continuous improvement merupakan bagian dari budaya kerja perusahaan dalam mewujudkan kemandirian industri nasional," pungkas Pindad. Kasus ini menjadi pelajaran berharga bahwa modifikasi mendadak pada kendaraan lapis baja—terutama penambahan bukaan atap—memerlukan uji ketahanan air yang ketat sebelum digunakan operasional. Bagi pemilik Maung sipil, tidak ada laporan kejadian serupa karena varian standar memang tidak dibekali sunroof.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top