BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Enam Wilayah Sulawesi Tenggara Hari Ini, Warga Diminta Waspada Banjir dan Pohon Tumbang

Penulis: Mirza Fachri  •  Senin, 15 Juni 2026 | 23:03:01 WIB
BMKG peringatkan hujan lebat disertai petir di enam wilayah Sulawesi Tenggara hari ini.

KENDARI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprakirakan melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada hari ini, Senin.

Prakirawan BMKG setempat mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Fenomena ini diprakirakan terjadi pada siang hingga sore hari.

Enam Kabupaten yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

BMKG merinci wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat pada siang dan sore hari meliputi:

  • Konawe Utara
  • Kolaka Utara
  • Kolaka
  • Kolaka Timur
  • Konawe
  • Konawe Selatan

Sementara itu, pada malam hari, potensi hujan sedang masih diprakirakan terjadi di wilayah Kolaka Utara. Adapun wilayah Kolaka, Kolaka Timur, dan Konawe berpotensi mengalami hujan ringan pada malam hari.

Prakiraan Cuaca dari Pagi hingga Dini Hari

Pada pagi hari, hujan ringan diprediksi mengguyur Kabupaten Konawe Utara, Konawe Selatan, dan Buton Utara. Memasuki siang dan sore, hujan sedang akan meluas ke enam wilayah yang disebutkan sebelumnya.

Untuk wilayah Kota Kendari, Bombana, Muna, dan Muna Barat, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan pada siang dan sore hari. Memasuki dini hari, secara umum wilayah Sulawesi Tenggara diprakirakan cerah berawan.

Suhu, Kelembapan, dan Kecepatan Angin

BMKG mencatat suhu udara di wilayah Sultra berada pada rentang 24 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 60 hingga 95 persen. Angin diprakirakan bertiup dari arah Timur menuju Selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 20 kilometer per jam.

Imbauan dan Akses Informasi Cuaca Terkini

"Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang mungkin ditimbulkan akibat cuaca ekstrem, seperti banjir, genangan air, jalanan licin, hingga pohon tumbang," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Kendari saat dihubungi di Kendari.

Untuk informasi prakiraan cuaca yang lebih terperinci hingga tingkat kecamatan, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG di cuaca.bmkg.go.id.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: sultra.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top