Persija Resmi Lepas Hanif Sjahbandi Lewat Mutual Termination, Kontrak Tersisa 1,5 Tahun Diputus

Penulis: Naufal Aditama  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 01:10:01 WIB
Persija resmi akhiri kontrak Hanif Sjahbandi melalui kesepakatan bersama.

SULAWESI TENGGARA — Keputusan ini menjadikan Hanif sebagai pemain pertama yang dilepas Persija sejak Shin Tae-yong resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Macan Kemayoran. Manajemen klub mengumumkan pemutusan kontrak setelah melalui negosiasi yang berjalan intensif dalam beberapa pekan terakhir.

Empat Musim Bersama Persija Berakhir Lebih Cepat

Hanif bergabung dengan Persija pada musim 2022/2023 dan langsung menjadi bagian penting di lini tengah. Selama empat musim, ia mencatatkan total 98 penampilan di Liga 1 dengan torehan 6 gol dan 7 assist.

Performa terbaiknya justru terjadi di musim 2024/2025, ketika ia tampil dalam 33 pertandingan dan menyumbang 2 gol. Namun, musim terakhirnya di Super League 2025/2026 harus berakhir antiklimaks akibat cedera lutut yang dideritanya sejak akhir putaran pertama.

Dedikasi Tinggi hingga Cedera di Musim Terakhir

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, memberikan apresiasi khusus atas kontribusi Hanif selama berseragam oranye. "Kami bangga pernah berjalan bersama Hanif, seorang pemain yang selalu menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam setiap perjuangannya," ujar Prapanca dalam pernyataan resmi klub.

Pria yang akrab disapa Prapanca itu juga meyakini Hanif akan segera bangkit. "Dengan reputasi positif yang ia miliki, kami percaya Hanif akan terus berkembang dan kembali bersinar di klub barunya," tambahnya.

Pada musim 2025/2026, Hanif hanya tampil 11 kali dengan catatan tiga assist. Cedera lutut yang dideritanya membuat ia harus menepi sejak kompetisi memasuki putaran kedua hingga musim berakhir.

Fleksibilitas Posisi Jadi Nilai Lebih

Selama memperkuat Persija, Hanif dikenal sebagai pemain serbabisa. Selain berposisi asli sebagai gelandang, ia kerap ditempatkan sebagai bek tengah dan mampu menjalankan peran tersebut dengan baik. Fleksibilitas ini membuatnya menjadi opsi andalan bagi tiga pelatih berbeda yang pernah menukangi Persija dalam empat musim terakhir.

Kepergian Hanif membuka ruang bagi Persija untuk melakukan perombakan skuad di bawah arahan Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu kini memiliki pekerjaan rumah untuk mengisi kekosongan di lini tengah dan mencari pengganti yang sesuai dengan skema permainannya.

Masa Depan Hanif Sjahbandi

Dengan status bebas transfer, Hanif kini bisa bernegosiasi dengan klub mana pun tanpa perlu membayar biaya kompensasi. Beberapa klub Liga 1 dilaporkan sudah mulai menjajaki kemungkinan untuk mendatangkan pemain kelahiran Bandung, 7 April 1997 tersebut.

Meski sempat mengalami cedera lutut yang cukup serius, rekam jejak Hanif sebagai gelandang bertahan yang disiplin dan mampu bermain di beberapa posisi tetap menjadi daya tarik tersendiri di bursa transfer paruh musim.

Reporter: Naufal Aditama
Sumber: tvonenews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top