KONAWE — Puluhan warga Kecamatan Routa kini memiliki bekal keterampilan baru untuk mengolah pisang, komoditas yang melimpah di wilayah tersebut, menjadi produk bernilai jual. Pelatihan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar area operasional tambang.
Program PPM edisi Juni 2026 ini tidak hanya mengajarkan teknik memasak. Peserta dari perwakilan BUMDes dibekali materi Food Safety & Hygiene dan Business Value Chain. Sementara itu, kelompok ibu rumah tangga fokus pada pelatihan keterampilan memasak, dengan menu utama pengolahan keripik pisang.
Pisang dipilih sebagai bahan baku utama karena mudah didapat dan memiliki potensi ekonomi yang besar di Routa. Peserta diajarkan teknik pengolahan yang higienis, cara menambah nilai produk, hingga strategi pemasaran agar hasil olahan mampu bersaing di pasar.
Marketing Communication Manager ADEN Indonesia, Ellyzar Zachra, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan, meskipun masa operasional perusahaan di suatu wilayah terbatas.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian keluarga,” ujar Ellyzar dalam keterangan tertulis yang diterima Infofaktual.id.
Ia menambahkan, kontribusi perusahaan diharapkan dapat terus dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan.
External Community Manager PT Sulawesi Cahaya Mineral, Iqbal Muharram Arsa, menyatakan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada kegiatan operasional. Melalui kolaborasi dengan ADEN Indonesia, perusahaan berupaya memperluas manfaat sosial bagi masyarakat Routa.
“Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi masyarakat sekitar. Kami berharap manfaat yang diterima masyarakat semakin luas dan mampu mendukung peningkatan kapasitas serta kesejahteraan warga,” kata Iqbal.
BUMDes dan kelompok ibu rumah tangga yang menjadi peserta pelatihan merupakan bagian dari masyarakat yang selama ini berinteraksi langsung dengan aktivitas perusahaan. Hubungan yang terjalin diharapkan mampu menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
Keterampilan mengolah keripik pisang diharapkan menjadi alternatif sumber pendapatan baru, terutama bagi kelompok perempuan. Dengan bekal pengetahuan tentang kebersihan produk dan nilai tambah usaha, warga Routa kini memiliki peluang untuk memulai usaha kecil-kecilan berbasis potensi lokal.
ADEN Indonesia sendiri merupakan perusahaan penyedia layanan integrated facility management yang berdiri sejak 2012. Perusahaan ini mengedepankan integritas dan profesionalisme dengan dukungan teknologi modern serta komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan pengembangan sumber daya manusia.