Lanud Haluoleo Resmi Kelola SPPG di Konawe Selatan, Penuhi Gizi Pelajar hingga Ibu Hamil dan Lansia

Penulis: Mirza Fachri  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 19:23:01 WIB
Lanud Haluoleo resmi kelola SPPG Ambaipua untuk pemenuhan gizi masyarakat Konawe Selatan.

KONAWE SELATAN — Fasilitas SPPG Ambaipua yang dikelola Lanud Haluoleo resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Ketua Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) Marsekal Pertama TNI Ady Rachmanaya Panca P, Kamis (pekan lalu). Langkah ini menjadi bagian dari implementasi Program Asta Cita Pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Ady Rachmanaya menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang optimal merupakan fondasi utama untuk menciptakan generasi penerus yang produktif dan berdaya saing tinggi.

"Pencapaian ini merupakan bukti nyata dari komitmen, kolaborasi, dan sinergi yang luar biasa antara pemerintah, yayasan, dan sektor swasta dalam upaya membangun generasi penerus yang lebih sehat, cerdas, dan kuat," ujarnya di lokasi peresmian.

Motor Penggerak Ekonomi Warga Sekitar

Kehadiran SPPG di lingkungan pangkalan udara tidak hanya fokus pada penyediaan pangan sehat. Menurut Ady Rachmanaya, fasilitas ini juga dirancang menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan bagi masyarakat sekitar Konawe Selatan. Artinya, operasional dapur gizi ini melibatkan warga setempat, baik dalam penyediaan bahan baku maupun tenaga kerja.

Sementara itu, Komandan Lanud Haluoleo Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto menambahkan bahwa pengelolaan SPPG Ambaipua merupakan wujud implementasi nyata dari Asta Cita Pemerintah.

"Melalui SPPG ini, kita meningkatkan kualitas SDM Indonesia melalui pemenuhan gizi dan peningkatan kesehatan. Dengan gizi yang seimbang, diharapkan terwujud generasi yang sehat, kuat, unggul, dan produktif," jelas Tarmuji.

Target Sasaran: Pelajar hingga Lansia

Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan melalui SPPG Ambaipua menyasar kelompok rentan secara lebih luas. Selain anak sekolah di Konawe Selatan, penerima manfaat mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia. Langkah ini dinilai strategis mengingat angka stunting dan masalah gizi kronis masih menjadi pekerjaan rumah di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara.

Komandan Lanud memastikan operasional fasilitas ini akan berjalan optimal dan tepat sasaran. "Diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pemenuhan gizi anak-anak di Konawe Selatan sebagai aset masa depan bangsa," ujarnya.

Langkah TNI AU melalui Lanud Haluoleo ini menjadi contoh konkret kolaborasi lintas sektor dalam menangani masalah gizi di daerah. Dengan dapur umum yang dikelola langsung oleh institusi militer, distribusi makanan bergizi diharapkan lebih terjamin akurasi dan ketepatannya hingga ke tangan warga yang membutuhkan.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: sultra.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top