PLN Sukses Uji Coba Mesin Hidrogen di Bali, Wärtsilä Buktikan Operasi 100% di Spanyol

Penulis: Obi Permana  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33:32 WIB
PLN dan Wärtsilä berhasil uji coba mesin hidrogen di pembangkit listrik Pesanggaran, Bali.

SULAWESI TENGGARA — Keberhasilan uji coba di Bali menjadi batu loncatan penting sebelum Wärtsilä mencatatkan sejarah di Eropa. Di Bermeo, Spanyol bagian utara, mesin Wärtsilä 31H2 kini memasok listrik ke jaringan nasional Spanyol dengan 100 persen hidrogen hijau. Teknologi ini membuktikan bahwa pembangkit listrik berbasis mesin bisa beroperasi sepenuhnya tanpa gas alam atau batu bara.

Dari Bali ke Spanyol: Bukti Nyata Teknologi Hidrogen

Pada November 2025, Wärtsilä dan PLN Indonesia Power menguji mesin Wärtsilä 50DF di pembangkit Pesanggaran, Bali. Hasilnya, campuran hidrogen hingga 23 persen pada beban parsial mampu meningkatkan efisiensi pembakaran dan menekan emisi CO2 lebih rendah dibandingkan operasi gas alam murni.

Kari Punnonen, Energy Business Director Australasia Wärtsilä Energy, menegaskan bahwa pengalaman di Indonesia dan Spanyol menunjukkan kesiapan teknologi mesin Wärtsilä menghadapi masa depan energi bersih. “Melalui kolaborasi erat dengan pelanggan dan mitra kami di Indonesia, kami secara aktif mengeksplorasi bagaimana kemampuan ini dapat mendukung transisi Indonesia menuju energi bersih,” ujarnya.

Mengapa Hidrogen Hijau Jadi Kunci Transisi Energi

Hidrogen hijau tidak menghasilkan emisi karbon saat dibakar, menjadikannya solusi ideal untuk pembangkitan listrik bersih. Keunggulan lain, hidrogen bisa menyimpan kelebihan listrik dari pembangkit surya atau angin, lalu menyediakan daya saat produksi energi terbarukan menurun atau permintaan melonjak.

Rasmus Teir, Direktur Strategi Teknologi & Dekarbonisasi Wärtsilä, menjelaskan tantangan terbesar transisi energi adalah menjaga pasokan listrik andal saat energi terbarukan tidak maksimal. “Saat ini, mesin hidrogen Wärtsilä 31H2 kami beroperasi dengan 100% hidrogen dan memasok daya ke jaringan listrik nasional Spanyol,” ungkapnya.

Dampak untuk Industri dan Pusat Data Masa Depan

Mesin Wärtsilä 31 berbahan bakar hidrogen juga dirancang untuk mendukung sektor dengan kebutuhan energi tinggi, seperti pusat data kecerdasan buatan (AI) dan industri berat. Teknologi ini memungkinkan pasokan listrik berkelanjutan yang fleksibel dan dapat dijadwalkan, tanpa harus bergantung pada bahan bakar fosil.

Bagi Indonesia, keberhasilan uji coba di Bali menjadi sinyal positif bahwa transisi ke energi bersih bukan sekadar wacana. Dengan dukungan teknologi yang sudah teruji di dua benua, peluang untuk mengurangi emisi karbon di sektor kelistrikan nasional semakin terbuka lebar.

Reporter: Obi Permana
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top