SULAWESI TENGGARA — Tecno kembali meramaikan segmen entry-level dengan kehadiran Spark 50 di awal 2026. Ponsel ini langsung menonjol di kelasnya karena membawa baterai berkapasitas 7.000 mAh, sebuah angka yang biasanya hanya ditemukan di ponsel mid-range atau gaming.
Klaim Tecno, baterai 7.000 mAh pada Spark 50 sanggup memutar video selama 28 jam nonstop. Untuk pemutaran musik murni, perangkat disebut bisa bertahan hingga 180 jam atau sekitar 7,5 hari.
Baterai ini menggunakan teknologi Si/C (Silicon-Carbon) Li-Ion yang lebih modern ketimbang Li-Ion konvensional. Tecno juga menjamin kapasitas baterai masih berada di atas 80 persen setelah lima tahun pemakaian—klaim yang jarang diberikan pabrikan untuk ponsel di rentang harga ini.
Tecno Spark 50 sudah mengantongi sertifikasi IP64, artinya perangkat tahan terhadap debu dan percikan air. Untuk urusan benturan, ponsel ini lolos uji MIL-STD-810H dan SGS 5-Star Drop Resistance, yang berarti ponsel diklaim bisa bertahan saat jatuh dari ketinggian hingga 1,8 meter.
Kombinasi baterai besar dan bodi tahan banting membuat ponsel ini cocok untuk pekerja lapangan atau pengguna yang kerap menggunakan HP di luar ruangan.
Tecno Spark 50 dijual di kisaran Rp 1 jutaan. Varian RAM dan storage yang tersedia adalah 4GB/128GB dan 6GB/256GB.
Yang membedakan Spark 50 dari kompetitor segelintir di kelas yang sama adalah kapasitas baterainya. Banyak ponsel Rp 1 jutaan lain masih membawa baterai 5.000 mAh atau maksimal 6.000 mAh. Tecno melompat langsung ke 7.000 mAh, plus menyertakan jaminan ketahanan baterai jangka panjang yang tidak biasa untuk segmen ini.
Bagi pengguna yang prioritas utamanya adalah daya tahan baterai dan ketahanan fisik, Tecno Spark 50 menawarkan nilai lebih yang sulit ditandingi kompetitor di harga serupa.