KENDARI — Ajakan itu disampaikan Syafruddin melalui video yang beredar pada Sabtu (11/7/2026). Ia menekankan pentingnya kebersamaan bagi warga Muna, baik yang merantau maupun yang menetap di Bumi Anoa.
“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Muna di mana pun berada untuk menghadiri serta menyukseskan Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Muna se-Sultra,” ujarnya dalam pernyataan yang diterima redaksi.
Sebagai putra daerah, Syafruddin memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Sulawesi Tenggara. Ayahnya berasal dari Mabuti, Kabupaten Muna, sedangkan ibunya dari Wakuru. Ia sendiri tumbuh besar di Unaaha, Kabupaten Konawe.
Latar belakang itu, menurutnya, menjadi pengingat bahwa keberagaman asal-usul tidak menghalangi persatuan masyarakat Muna. Justru sebaliknya, perbedaan itu memperkaya solidaritas yang sudah terbangun selama ini.
Silaturahmi Akbar KKMM Sultra dirancang bukan hanya sebagai ajang temu kangen. Syafruddin menegaskan, kegiatan ini untuk memperkuat fondasi persaudaraan antargenerasi masyarakat Muna atau Mieno Wuna.
Ia berharap acara itu menjadi wadah saling mengenal, mempererat silaturahmi, sekaligus membangun soliditas masyarakat Muna yang tersebar di berbagai daerah di Sultra. “Semoga melalui ajang silaturahmi ini kita semakin mempererat dan memperkokoh persaudaraan, menjaga kekompakan Mieno Wuna, serta bersama-sama memajukan kampung halaman kita. Barakati Witeno Wuna,” tandasnya.
Lebih dari sekadar silaturahmi, acara ini diharapkan mampu melahirkan gagasan dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Syafruddin optimistis, peran masyarakat Muna di tingkat regional maupun nasional bisa semakin meningkat lewat forum seperti ini.
Hingga berita ini diturunkan, panitia KKMM masih mematangkan persiapan teknis acara di Kendari. Warga Muna dari berbagai kabupaten/kota di Sultra dipastikan akan hadir memenuhi undangan tersebut.