4 Kuliner Legendaris Khas Kendari yang Wajib Dicoba

Penulis: Mirza Fachri  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:29:31 WIB

Sebagai ibu kota Sulawesi Tenggara, Kendari menyimpan kekayaan kuliner khas yang mencerminkan budaya masyarakat pesisir dan pegunungan di wilayah ini. Beberapa di antaranya sudah menjadi bagian dari identitas kuliner daerah yang dikenal turun-temurun.

Berikut empat kuliner legendaris khas Kendari yang layak dicoba, lengkap dengan sedikit gambaran mengenai ciri khas masing-masing hidangan bagi yang belum pernah mencicipinya. Sebagian besar hidangan ini masih bertahan sebagai menu sehari-hari maupun sajian pada acara adat masyarakat setempat.

Sinonggi, Makanan Pokok Khas Sulawesi Tenggara

Sinonggi merupakan makanan yang terbuat dari sari pati sagu, umumnya disantap sebagai pengganti nasi dengan tekstur kenyal khas. Hidangan ini biasa dipadukan dengan kuah ikan atau sayuran berkuah.

Cara menyantap sinonggi juga punya keunikan tersendiri, yaitu dengan menggulungnya menggunakan sumpit khusus sebelum dicelupkan ke kuah pendamping, menjadikannya pengalaman makan yang berbeda dari biasanya. Bagi yang baru mencoba, disarankan meminta bantuan warga setempat untuk mempraktikkan cara makan yang benar.

Kasoami, Olahan Singkong Andalan

Kasoami adalah makanan pokok lain yang terbuat dari singkong yang diparut, diperas, lalu dikukus hingga membentuk kerucut kecil. Rasanya gurih sederhana dan biasa disantap bersama lauk ikan.

Hidangan ini punya nilai historis karena dulunya menjadi makanan pokok masyarakat kepulauan di Sulawesi Tenggara sebelum beras menjadi lebih umum dikonsumsi sehari-hari. Kini kasoami lebih sering muncul sebagai menu khas pada acara tertentu atau sajian istimewa bagi tamu.

Sate Pokea, Kuliner Khas dari Kerang Sungai

Sate pokea dibuat dari kerang air tawar yang banyak ditemukan di aliran sungai daerah Sulawesi Tenggara, kemudian diolah dengan bumbu khas dan disajikan dalam bentuk sate.

Cita rasa gurih dan tekstur kenyal kerang pokea membuat hidangan ini punya penggemar tersendiri, terutama bagi pencinta kuliner laut dan seafood air tawar. Proses pengambilan kerang yang masih mengandalkan cara tradisional turut menjadi bagian dari daya tarik kuliner ini.

Lapa-Lapa, Camilan Berbahan Ketan

Lapa-lapa terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan lalu dibungkus daun kelapa muda, mirip dengan lontong namun dengan cita rasa gurih khas santan yang lebih kental.

Hidangan ini biasa disantap sebagai teman lauk ikan bakar atau sekadar camilan pendamping saat bersantai, dan cukup mudah ditemukan di berbagai kesempatan di Kendari.

  • Sinonggi cocok dicoba sebagai pengganti nasi
  • Kasoami menjadi pilihan olahan singkong yang unik
  • Sate pokea pas bagi pencinta kuliner seafood
  • Lapa-lapa jadi camilan pendamping yang gurih
  • Sesuaikan porsi mencoba agar bisa menikmati beberapa hidangan sekaligus

Mencicipi kuliner legendaris khas Kendari menjadi cara menyenangkan untuk mengenal lebih dekat budaya kuliner masyarakat Sulawesi Tenggara. Simak informasi kuliner dan wisata lainnya di beranda liputankendari.com.

Reporter: Mirza Fachri
Back to top