SULAWESI TENGGARA — Raksasa teknologi antariksa milik Elon Musk ini sebelumnya memakai 69 turbin gas portabel untuk menjalankan operasional pusat data kecerdasan buatan (AI) mereka. Padahal, seluruh perangkat tersebut tidak mengantongi izin emisi sesuai regulasi federal.
Dalam pembaruan resmi yang dikutip TechCrunch, perusahaan menyatakan seluruh turbin akan dicopot bertahap mulai Agustus 2026. Proses penuh direncanakan kelar pada Juli 2027, menggantikan peran turbin dengan pembangkit listrik baru berkekuatan 1,2 gigawatt (GW) yang tengah dibangun di Mississippi.
Gugatan diajukan NAACP pada April 2026, dua bulan setelah SpaceX resmi mengakuisisi xAI pada Februari 2026. Organisasi hak sipil tersebut menuding kehadiran turbin ilegal itu memaparkan komunitas lokal pada polusi udara berbahaya.
NAACP menyoroti sederet risiko kesehatan serius yang mengintai warga, mulai dari asma, penyakit pernapasan, gagal jantung, hingga kanker. Tuduhan ini menjadi dasar tuntutan agar perusahaan segera menghentikan operasional turbin yang dinilai melanggar Clean Air Act.
SpaceXAI membantah tuduhan tersebut. Perusahaan mengklaim data pemantauan terkini menunjukkan kualitas udara lokal masih memenuhi atau melampaui standar Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA).
Departemen Kehakiman AS sempat mengajukan permohonan agar gugatan NAACP dibatalkan pada Juni 2026. Namun, hingga kini proses hukum tetap bergulir dan belum ada tanda-tanda dihentikan.
Kesepakatan pencopotan turbin ini merupakan angin segar bagi warga yang bermukim di dekat fasilitas Tennessee dan Mississippi. Meski begitu, langkah tersebut dinilai tidak akan mengerem laju ekspansi infrastruktur AI yang sedang gencar dilakukan perusahaan.
Buktinya, SpaceXAI baru saja menandatangani perjanjian baru untuk menyediakan kapasitas pusat data bagi dua raksasa AI, Anthropic dan Google. Perusahaan juga masih mengusung rencana ambisius meluncurkan pusat data ke orbit luar angkasa, beriringan dengan bisnis roket dan internet satelit yang sudah berjalan.
Keputusan ini menjadi preseden penting bagi pengawasan lingkungan di industri pusat data yang tumbuh sangat cepat. Bagi warga sekitar, kepastian jadwal pencopotan setidaknya memberi kejelasan kapan polusi dari turbin darurat akan benar-benar hilang.