SULAWESI TENGGARA — Peluncuran ini berbarengan dengan pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Selasa (4/8). Glen Reinner, Product Marketing & Promotion Strategy Manager EMI, menyebut kebijakan harga ini adalah langkah strategis untuk tetap kompetitif tanpa mengurangi kualitas produk.
"Kita pingin coba dengan harga yang kompetitif, di situasi market yang saat ini, melakukan terbaik yang kami bisa, tanpa kompromi pada kualitas produknya," ujarnya saat ditemui di booth Mazda.
Penurunan harga yang signifikan tentu diiringi penyesuaian fitur. EMI mengonfirmasi dua perbedaan utama antara versi CBU dan rakitan lokal. Layar monitor dasbor kini berukuran 8,8 inci, menyusut dari sebelumnya 10,25 inci. Selain itu, fitur power tailgate tidak lagi tersedia.
"Secara spesifikasi ada perbedaannya. Contoh display (layar monitor dasbor) size, dari 10,25 inci menjadi 8,8 inci, sama power tailgate. Selebihnya semua bisa dibilang sama," jelas Glen.
Fitur keselamatan dan kenyamanan inti tetap dipertahankan. Mobil ini masih mengandalkan mesin Skyactiv-G, tujuh airbag, paket keselamatan i-Activsense, hingga sistem audio BOSE dengan 12 titik speaker. Kapasitas bagasi juga tetap 430 liter.
Pabrik Mazda Indonesia Plant di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah resmi beroperasi sejak grand opening pada 28 Juli 2026. CX-30 menjadi model pertama yang keluar dari lini produksi fasilitas seluas hampir 65.000 meter persegi tersebut.
EMI menargetkan pengiriman unit perdana ke konsumen bisa dimulai pada akhir Agustus atau paling lambat September. "Pabrik sudah beroperasi, kita sudah grand opening kemarin, produksi sudah mulai berjalan, jadi bisa segera delivery ke konsumen," kata Glen. "Harusnya sih Agustus akhir sudah mulai ada ya (pengiriman). Mungkin kita bisa bilang September lah."
Kapasitas produksi pabrik yang dioperasikan oleh entitas baru PT Eurokars Produksi Pratama ini mencapai 10.000 unit per tahun dengan dua shift kerja. Nilai investasinya menembus angka Rp400 miliar.
Selama GIIAS 2026, Mazda menawarkan program pembelian khusus untuk CX-30. Konsumen bisa memesan dengan uang muka mulai Rp77 juta atau cicilan mulai Rp6,8 juta per bulan. Tersedia pula program bunga 0 persen sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Setiap pembelian CX-30 sudah termasuk garansi 3 tahun atau 100.000 km, plus paket bebas biaya jasa servis berkala selama 3 tahun atau 60.000 km. Untuk pilihan warna premium, dikenakan biaya tambahan Rp4 juta.
Soal Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Mazda Indonesia masih menunggu perhitungan resmi dari pemerintah. Hingga saat ini, dua komponen yang dipasok lokal adalah dudukan pelat nomor dan baterai (aki).
Glen menegaskan bahwa langkah perakitan lokal ini bukan sekadar mengejar volume penjualan, melainkan juga untuk membuktikan keseriusan Mazda di pasar Indonesia. "Jelas ada target volume pasti meningkat, sama ya sebenarnya di balik ini semua, selain kita menghadirkan produk yang lebih kompetitif, ini juga kami sebenarnya mau membuktikan bahwa Mazda serius di Indonesia," tutupnya.