George Hemmings Jadi Katalis Aston Villa Saat Brian Madjo Bersinar di Laga Kontra PSG

Penulis: Lendra Saputra  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21:31 WIB
George Hemmings tampil konsisten sebagai motor serangan Aston Villa saat timnya menghadapi PSG.

SULAWESI TENGGARA — Laga yang berlangsung di Salzburg itu memang menjadi panggung bagi Brian Madjo. Remaja berusia 17 tahun itu dua kali nyaris mencetak gol lewat sundulan sebelum akhirnya memaksa kiper PSG memungut bola dari gawangnya. Gol itu tercipta setelah ia memenangkan duel udara melawan salah satu bek terbaik Eropa, memanfaatkan umpan silang John McGinn.

Namun, jika ditarik satu umpan ke belakang, ada nama George Hemmings yang justru tampil paling konsisten. Gelandang berusia 19 tahun itu menjelma menjadi motor serangan Villa di lini tengah hingga depan.

Peran Baru yang Mengubah Cara Main Hemmings

Hemmings bukan nama asing di skuad utama Villa. Musim panas lalu, ia tampil menonjol di laga uji coba melawan Walsall di Bescot Stadium. Ia bertahan di tim utama saat rekan-rekannya dipinjamkan, dan sempat diturunkan sebagai starter di Liga Europa melawan Red Bull Salzburg. Namun, penampilannya kala itu kurang meyakinkan.

Musim ini, Emery mengubah perannya. Hemmings tidak lagi ditempatkan sebagai gelandang bertahan ganda, melainkan bergeser ke lini ketiga, utamanya sebagai pemain sayap kiri. Hasilnya, ia tampil seperti pemain berbeda. Kemampuannya membawa bola ke ruang kosong dan melakukan link play di sepertiga akhir lapangan menjadi senjata baru yang sebelumnya tidak terlihat saat ia bermain di posisi aslinya.

Mengisi Ruang yang Ditinggalkan Morgan Rogers

Penampilan Hemmings melawan PSG bukan sekadar apik, tetapi juga krusial. Ia menjadi pemain yang paling sering merepotkan pertahanan PSG, menghubungkan permainan, dan hampir mencetak gol penyeimbang kedua untuk Villa. Ia bekerja keras di kedua kotak penalti, sebuah kontribusi yang sangat mirip dengan apa yang biasa dilakukan Morgan Rogers.

Rogers sendiri telah dijual ke Chelsea dengan rekor transfer Inggris, dan Emi Buendia bergeser ke posisi nomor 10. Dalam laga ini, Hemmings-lah yang mengambil peran sebagai penggerak utama di area yang ditinggalkan Rogers. Ia melakukan pekerjaan berat di lini tengah dan depan, menjadi penghubung antara lini tengah dan lini serang.

Persaingan di Lini Serang Villa Makin Ketat

Belum jelas bagaimana Emery akan menggunakan Hemmings musim ini. Kedatangan gelandang asal Swiss, Johan Manzambi, akan memengaruhi komposisi tiga pemain di belakang striker. Manzambi dinilai lebih siap tampil sebagai pemain inti dibandingkan Hemmings yang masih dalam tahap pengembangan.

Meski begitu, performa konsisten Hemmings di laga pramusim dan laga resmi melawan PSG bisa membuat Emery semakin percaya pada pemain mudanya. Kepercayaan itu akan sangat berharga mengingat jadwal padat yang menanti Villa di musim kompetisi yang sibuk dan penuh tantangan.

Reporter: Lendra Saputra
Sumber: fourfourtwo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top