KONAWE — Dinkes Konawe mengerahkan tim medis ke sejumlah titik keramaian di Kecamatan Routa untuk menjalankan pola pelayanan kesehatan "jemput bola". Langkah ini diambil untuk memastikan warga di wilayah dengan tantangan geografis berat tetap mendapat akses layanan dasar tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke puskesmas atau rumah sakit kabupaten.
Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, hingga skrining risiko diabetes. Warga yang memeriksakan diri juga menerima obat-obatan dan vitamin secara gratis sesuai kebutuhan medis masing-masing.
Kehadiran posko kesehatan di Lapangan Bola Routa dimanfaatkan warga yang datang menyaksikan pertandingan. Seorang warga mengaku sengaja menggabungkan aktivitas menonton dengan pemeriksaan kesehatan.
"Saya memang mau nonton pertandingan, sekalian cek tensi. Lumayan, tidak perlu ke puskesmas lagi," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Yones, SE., MM., mengatakan layanan ini merupakan bagian dari implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Cakupannya meliputi pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, hingga pencegahan penyakit yang dijalankan sampai tingkat desa dan kelurahan.
"Kita harus jemput bola dan turun langsung ke lapangan, ke pasar-pasar. Jangan hanya menunggu di puskesmas," demikian prinsip pelayanan yang diterapkan Dinkes Konawe.
Program ini sejalan dengan arahan Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., yang mendorong sinergi enam organisasi perangkat daerah (OPD) dalam memaksimalkan penerapan SPM di desa dan kelurahan. Kolaborasi antar-OPD dinilai penting untuk mempercepat pemerataan layanan dasar di wilayah terpencil.
"Mudah-mudahan dengan kolaborasi ini, angka pelayanan di pos pelayanan terpadu yang ada di desa dan kelurahan bisa lebih maksimal," ujar Bupati Konawe dalam rapat koordinasi strategis sebelumnya.
Routa selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan akses cukup sulit di Kabupaten Konawe. Jarak tempuh yang jauh dari pusat pemerintahan kabupaten menjadi kendala utama dalam optimalisasi pelayanan dasar, terutama di bidang kesehatan.
Oleh karena itu, integrasi layanan kesehatan ke dalam gelaran Pekan Olahraga dan Seni HUT ke-81 RI menjadi strategi efektif. Warga dari berbagai desa yang datang ke pusat kecamatan bisa memeriksakan kondisi kesehatannya tanpa perlu secara khusus mendatangi fasilitas kesehatan.
Yones menegaskan bahwa layanan cek kesehatan gratis di Routa bukan kegiatan seremonial belaka. Dinkes Konawe berkomitmen memperluas cakupan layanan ke berbagai ruang publik dan terus mengembangkan pola pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
"Kami berkomitmen mendukung kesejahteraan masyarakat dan akan terus melakukan inisiatif-inisiatif baru untuk menjawab kebutuhan kesehatan warga," pungkas Yones.
Hingga sore hari, posko layanan kesehatan di Lapangan Bola dan Pasar Routa masih melayani warga. Tim medis dari Puskesmas Routa bersama jajaran Dinkes Konawe akan terus memberikan pelayanan selama rangkaian Pekan Olahraga dan Seni berlangsung.