SULAWESI TENGGARA — Pabrikan asal India, Jawa Yezdi Motorcycles, menambah lini produknya lewat peluncuran 42 FJ All Stars untuk pasar domestik. Motor ini hadir sebagai bagian dari identitas baru "Jawa All Stars" dan menyasar konsumen yang mencari motor bergaya neo-klasik dengan sentuhan sporty.
Dari sisi harga, 42 FJ All Stars dipatok mulai Rs 2,02 lakh atau setara Rp 37 jutaan. Angka ini menempatkannya langsung di zona persaingan Royal Enfield di segmen yang sama.
Sektor mekanis tidak berubah dari 42 FJ reguler. Motor ini masih mengandalkan mesin satu silinder 334 cc DOHC yang menghasilkan tenaga puncak 29,17 PS dan torsi maksimum 29,62 Nm. Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi manual enam percepatan.
Jawa mengklaim output tenaga 42 FJ mencapai 42 persen lebih besar dibandingkan sejumlah motor 350 cc di kelasnya, termasuk buatan Royal Enfield. Klaim ini menjadi modal utama motor tersebut untuk menarik konsumen yang menginginkan performa lebih dari sekadar tampilan klasik.
Untuk urusan handling, 42 FJ All Stars dibekali suspensi depan teleskopik 41 mm dan sokbreker belakang ganda berisi gas dengan pengaturan preload lima tingkat. Sistem pengereman mengandalkan cakram 320 mm di depan dan 240 mm di belakang yang sudah dilengkapi dual-channel ABS.
Motor ini memiliki tinggi jok 790 mm, ground clearance 178 mm, dan tangki bahan bakar berkapasitas 12 liter. Peleknya dibalut ban berukuran 100/90-18 di depan dan 140/70 R17 di belakang.
Fitur lain yang disematkan mencakup lampu full LED dan panel instrumen digital.
Yang membedakan All Stars dari varian reguler ada pada bagian eksterior. Jawa memberikan sentuhan baru seperti panel tangki aluminium brushed, aksen tambahan di sekujur bodi, serta posisi berkendara yang dibuat lebih sporty.
Jawa 42 FJ All Stars tersedia dalam enam pilihan warna: Aurora Green, Chrome, Matte Black with Black Clad, Matte Black with Red Clad, Nebula Blue, dan Red. Motor ini dipasarkan melalui jaringan diler resmi Jawa di India.
Perlu dicatat, peluncuran ini masih untuk konsumen domestik India. Belum ada informasi resmi mengenai kapan atau apakah motor ini akan masuk ke Indonesia. Jika pun masuk, harga Rp 37 jutaan di India belum tentu menjadi patokan final karena komponen pajak dan ongkos kirim akan menambah biaya.
Yang perlu diperhatikan juga, klaim tenaga 42 persen lebih besar dari Royal Enfield adalah klaim pabrikan. Untuk memverifikasi angka tersebut, perlu dilakukan pengujian dyno mandiri dan perbandingan langsung dengan kompetitor di jalan. Selain itu, posisi berkendara sporty mungkin tidak cocok untuk semua pengendara, terutama untuk perjalanan jarak jauh.