SULAWESI TENGGARA — Anker memperluas lini proyektor portabelnya melalui Soundcore Nebula P1 yang dirilis Oktober 2025. Produk ini menyederhanakan konsep Nebula X1 yang jauh lebih mahal, dengan mengombinasikan proyektor 1080p, sistem audio nirkabel, dan desain ringkas dalam satu unit seberat 2,4 kg. Harganya dibanderol US$799 (sekitar Rp 13,2 juta) atau £699 di Inggris dan AU$1.299 di Australia.
Dua unit speaker kecil yang menempel di bagian atas proyektor menjadi pembeda utama Nebula P1. Keduanya dapat dilepas dan diletakkan bebas di sekitar ruangan untuk menciptakan panggung suara yang jauh lebih lebar dibandingkan speaker internal proyektor lain. Baterai speaker bertahan hingga 20 jam dan terisi otomatis saat dipasang kembali ke proyektor melalui pin pogo.
Sayangnya, sistem pengisian ini tidak selalu mulus. Dalam pengujian, salah satu speaker gagal terisi daya setelah beberapa waktu menempel di proyektor. Speaker juga tidak memiliki indikator yang jelas saat terkunci sempurna di tempatnya.
Dengan kecerahan 650 lumen, Nebula P1 tidak dirancang untuk ruangan terang. Gambar terbaik didapat di ruangan gelap atau minim cahaya, dengan ukuran layar ideal di bawah 100 inci untuk menghindari efek screen door. Warna yang dihasilkan solid dan natural, serta konten HDR masih bisa tampil memuaskan di lingkungan yang tepat.
Ada beberapa catatan penting. Default pengaturan gambar memakai motion interpolation yang hasilnya kurang mulus, dan sharpening berlebihan yang memunculkan aliasing pada detail halus. Menonaktifkan motion interpolation dan menurunkan sharpening ke level 4 memperbaiki kualitas gambar secara signifikan. Level hitam juga cenderung abu-abu, bukan hitam pekat, yang umum terjadi di kelas proyektor ini.
Mode gaming di Nebula P1 menawarkan latensi rendah yang cukup responsif untuk game cepat seperti Hades. Namun, mode ini menonaktifkan semua koreksi gambar digital, sehingga pengguna harus mengatur posisi proyektor secara fisik. Di mode lain, koreksi keystone dan zoom tersedia tetapi menambah input lag yang terasa.
Desain gimbal hanya memungkinkan penyesuaian vertikal. Jika proyektor diletakkan miring ke samping, tidak ada kaki penyetel untuk mengoreksinya. Kabel HDMI di bagian belakang juga bisa mendorong unit dan mengubah sudut proyeksi secara tidak sengaja.
Dengan harga US$799, Nebula P1 kerap mendapat diskon hingga sekitar US$639. Pesaing terdekatnya adalah JMGO N1S yang menawarkan kecerahan lebih tinggi (900 lumen) dan laser RGB untuk warna lebih kaya di harga US$999. Samsung The Freestyle Gen 2 lebih murah di US$799 namun kecerahannya jauh lebih rendah, hanya 230 ANSI lumen.
Keunggulan utama Nebula P1 tetap pada portabilitas dan fleksibilitas audio. Kemampuannya ditenagai adaptor USB-C membuatnya mudah digunakan dengan power bank, dan ketahanan IP33 memberikan ketenangan saat dipakai di luar ruangan. Bagi yang sudah memiliki speaker Bluetooth dengan mode stereo, nilai jual ini berkurang dan dana bisa dialihkan ke proyektor dengan kualitas gambar lebih baik.
Soundcore Nebula P1 adalah paket lengkap untuk pengguna yang menginginkan pengalaman menonton sinematik di mana saja—baik di halaman rumah maupun ruang tamu. Speaker satelitnya bukan gimmick, melainkan solusi audio praktis yang jarang ditemukan di kelasnya. Namun, untuk pemakaian tetap di dalam ruangan dengan prioritas kualitas gambar, proyektor lain dengan kecerahan dan resolusi lebih tinggi tetap menjadi pilihan yang lebih masuk akal.