Hapkido Baubau Saring 17 Atlet Jelang Porprov Sultra di Kendari, Target Sabuk Merah Jadi Syarat Utama

Penulis: Naufal Aditama  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 07:17:01 WIB
Atlet Hapkido mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat sekaligus seleksi menuju Porprov Sultra 2026 di Gedung Maidani, Kota Baubau.

BAUBAU — Sebanyak 16 hingga 17 atlet dari Kota Baubau, Kabupaten Muna, Muna Barat, dan Buton Selatan mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Hapkido yang dirangkai dengan seleksi atlet untuk Porprov Sultra 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Maidani, Kota Baubau, Sabtu-Minggu (29-30/8), dan menjadi salah satu syarat administratif bagi atlet yang akan dikirim ke Kendari.

Ketua Hapkido Indonesia Kota Baubau, La Ode Muslimin Hibali, menegaskan bahwa UKT bukan sekadar formalitas. Jenjang sabuk merah menjadi target yang diminta pengurus provinsi sebelum atlet berlaga di Porprov.

Mengapa Sabuk Merah Jadi Syarat Wajib?

Pengurus Hapkido Provinsi Sultra menetapkan sabuk merah sebagai standar minimum bagi atlet yang turun di Porprov. Kebijakan ini diambil untuk memastikan setiap kontestan memiliki kapasitas teknis yang setara ketika bertanding di Kendari.

Muslimin menyebut seleksi ini adalah tahap awal dari rangkaian panjang persiapan. "Seleksi ini dimaksudkan untuk mempersiapkan para atlet yang siap tanding nanti untuk menghadapi Porprov di Kendari pada bulan 11 atau 12 tahun ini," ujarnya, Minggu (30/8).

Jadwal Padat Sebelum Porprov: Kejurprov September 2026

Tahapan berikutnya yang sudah menanti adalah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Hapkido Sultra di Kendari pada 11 September 2026. Kejurprov ini akan menjadi ajang uji tanding terakhir sekaligus tolak ukur kesiapan atlet sebelum menghadapi Porprov.

Seluruh proses seleksi dan UKT turut disaksikan anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Keterlibatan KONI sejak tahap awal dinilai penting untuk memastikan standar kompetisi dan administrasi atlet sesuai ketentuan.

Empat Daerah Kirim Atlet ke Baubau

Partisipasi atlet dari Muna, Muna Barat, dan Buton Selatan dalam UKT di Baubau menunjukkan bahwa pembinaan Hapkido di wilayah barat dan selatan Sultra mulai merata. Baubau sendiri menjadi salah satu basis pengembangan cabang olahraga bela diri asal Korea ini.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesiapan teknis dan jenjang kemampuan para atlet. Hapkido Baubau menargetkan rangkaian persiapan ini melahirkan atlet yang benar-benar siap bertanding dan mampu memberikan hasil terbaik bagi Kota Baubau di Porprov Sultra nanti.

Reporter: Naufal Aditama
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top