ROG Strix G16 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan AI dan GPU RTX 5080

Penulis: Obi Permana  •  Jumat, 04 September 2026 | 10:06:31 WIB
ROG Strix G16 (G615) edisi 2026 resmi diperkenalkan untuk pasar Indonesia dengan dukungan prosesor Intel Core Ultra 9 dan GPU RTX 5080.

SULAWESI TENGGARA — Pasar laptop gaming Indonesia kembali diramaikan kehadiran ROG Strix G16 (G615) edisi 2026. Perangkat ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dua segmen sekaligus: gamer yang menuntut frame rate tinggi dan kreator konten yang mulai mengandalkan akselerasi AI untuk alur kerja harian.

Perbedaan paling mencolok dari pendahulunya terletak pada kombinasi prosesor dan GPU. ASUS memasang prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus serta GPU NVIDIA GeForce RTX 5080 dengan total graphic power (TGP) hingga 175 watt. Spesifikasi ini menegaskan posisinya sebagai salah satu laptop gaming paling bertenaga di kelasnya tahun ini.

Daya Pemrosesan yang Dikemas untuk AI dan Task Berat

Dapur pacu laptop ini mengandalkan Intel Core Ultra 9 yang memiliki 24 core dan 24 thread, dengan clock boost hingga 5,5 GHz dan cache 36 MB. Prosesor tersebut mencakup NPU Intel AI Boost dengan kemampuan hingga 13 TOPS, yang berfungsi memproses fitur AI langsung di perangkat tanpa perlu mengirim data ke server.

Untuk urusan grafis, ASUS menyediakan beberapa pilihan varian. Seri G615LM memakai RTX 5060, G615LP hadir dengan RTX 5070 (TGP hingga 115W), dan G615LW menjadi varian tertinggi dengan RTX 5080 pada daya 175W. GPU kelas atas ini turut mendukung teknologi DLSS 4, MUX Switch, dan Advanced Optimus yang mengoptimalkan performa saat bermain gim AAA atau menjalankan beban render.

Layar 300Hz dan Sistem Pendingin Generasi Baru

Performa tinggi akan sia-sia tanpa visual yang responsif. ROG Strix G16 mengusung panel ROG Nebula Display 16 inci beresolusi 2.5K (2560 x 1600 piksel) dengan rasio 16:10. Untuk mode kompetitif, refresh rate layar dapat ditingkatkan hingga 300Hz melalui aplikasi Armoury Crate saat GPU Mode Ultimate diaktifkan.

Sektor lain yang mendapat perhatian adalah manajemen termal. ASUS membekali laptop ini dengan sistem ROG Intelligent Cooling yang mengombinasikan teknologi Tri-Fan, vapor chamber, dan heatsink khusus. Material Conductonaut Extreme liquid metal dipakai pada CPU dan GPU untuk mempercepat transfer panas dari komponen inti.

Bagaimana Memilih Varian yang Tepat?

Keputusan utama terletak pada kebutuhan pemakaian. Pengguna yang fokus pada e-sports dan gim kompetitif cukup dengan varian RTX 5060 atau RTX 5070. Sementara untuk kebutuhan content creation yang heavy — misalnya editing video resolusi tinggi atau workload machine learning — varian RTX 5080 menawarkan ruang lebih lega.

ROG Strix G16 (G615) menempati segmen harga premium di pasar laptop gaming Indonesia, bersaing langsung dengan merek lain yang mengusung Intel Arrow Lake dan platform RTX 50 series. Kabar baiknya, ekosistem ini juga menjadi indikasi bahwa kemampuan komputasi AI di perangkat personal mulai menjadi standar baru, bukan lagi sekadar fitur tambahan. Informasi harga dan ketersediaan varian di Indonesia dapat dipantau melalui situs resmi ASUS.

Reporter: Obi Permana
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top