Bupati Kolaka Amri memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kolaka, Sulawesi Tenggara, dan mengajak seluruh masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dalam amanatnya, Amri menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan pedoman bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Pemkab Kolaka, Forkopimda, TNI-Polri, mahasiswa, hingga anggota Pramuka.
KOLAKA — Bupati Kolaka Amri menyatakan nilai-nilai Pancasila yang mencakup ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial harus diwujudkan secara nyata, termasuk dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pengamalan itu, menurutnya, bisa terlihat lewat peningkatan kualitas pelayanan publik dan upaya meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Kolaka.
Amri menegaskan peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum mengenang sejarah perjuangan bangsa sekaligus memperkuat komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi Indonesia.
"Pancasila bukan hanya untuk kita hafalkan, tetapi merupakan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata Amri saat memimpin upacara di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Kamis.
Menurutnya, nilai-nilai dasar negara itu tidak berhenti di ruang upacara. Amri mendorong jajaran pemerintah daerah menjadikannya rujukan kerja harian, terutama dalam melayani masyarakat.
Amri mengimbau seluruh lapisan masyarakat, pemangku kepentingan, dan jajaran pemerintah daerah memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman suku, agama, serta latar belakang sosial di Kolaka.
"Jangan sampai perbedaan pendapat, latar belakang, maupun kepentingan menjadi alasan bagi kita untuk terpecah belah. Kita harus terus menjaga persatuan dan kesatuan," ujarnya.
Ia menegaskan Hari Kesaktian Pancasila hendaknya menjadi pengingat untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Amri menyoroti pentingnya pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, berjiwa nasionalis, serta siap melanjutkan estafet pembangunan di daerah. Pesan itu disampaikannya di hadapan peserta upacara yang mencakup kalangan mahasiswa dan anggota Pramuka.
"Mari kita jadikan momentum ini untuk terus memperkuat persatuan dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat serta pembangunan Kabupaten Kolaka," jelas Amri.
Upacara peringatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Kolaka, unsur Forkopimda, instansi vertikal, personel TNI-Polri, kalangan mahasiswa, anggota Pramuka, serta berbagai elemen masyarakat.
Melalui peringatan tahunan ini, Pemkab Kolaka berharap komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan tidak berhenti pada seremonial, tetapi tercermin dalam pelayanan publik dan kehidupan warga sehari-hari.