KONAWE — Pembangunan Lapangan Voli PRI menggunakan dana pribadi H. Amir. Anggota DPRD Konawe Dapil V, Kristian Tandabioh, menyebut biaya pembangunan fasilitas itu tidak sedikit sehingga langkah tersebut layak mendapat apresiasi.
Peresmian ditutup dengan pertandingan voli berhadiah. Malam harinya, warga mengikuti lulo berhadiah yang digelar di lokasi yang sama.
Kristian menilai keberadaan lapangan voli tidak hanya mendorong aktivitas olahraga masyarakat. Menurutnya, fasilitas itu juga dapat membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM di sekitarnya.
"Ia menilai keberadaan lapangan voli tidak hanya mendorong aktivitas olahraga masyarakat, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM di sekitarnya," demikian disampaikan dalam keterangan yang diterima media.
Camat Tongauna, Muh. Idil Daud, menyambut positif kehadiran lapangan tersebut. Menurutnya, fasilitas yang cukup memadai itu berpotensi menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kompetisi olahraga, termasuk turnamen berskala besar.
H. Amir mengatakan pembangunan Lapangan Voli PRI merupakan bagian dari komitmennya mendukung kegiatan olahraga sekaligus menggerakkan UMKM masyarakat, khususnya di Kecamatan Tongauna.
"Kalau warga kita kasih uang akan cepat habis. Tapi kalau kita bangunkan sarana olahraga, maka UMKM-nya juga akan bangkit," jelasnya.
Ia menegaskan PRI ke depan akan terus berupaya memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Pihaknya juga menyatakan dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Konawe di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Konawe, terutama dalam pengembangan olahraga dan UMKM.
Dalam kesempatan tersebut, H. Amir menyampaikan dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan PRI berkomitmen mendukung berbagai program unggulan pemerintah.
Program yang didukung antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes), hingga Kampung Nelayan Merah Putih.
Tidak berhenti pada peresmian, H. Amir menyiapkan kompetisi voli untuk wilayah Tongauna Raya atau Dapil V Konawe dalam waktu dekat. Turnamen tersebut disiapkan dengan total hadiah mencapai Rp20 juta.
Kompetisi itu menjadi bagian dari upaya mendorong geliat olahraga sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi pertandingan.